DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna,Bahas Empat Ranperda Strategis dan Bentuk Dua Pansus

- Kontributor

Senin, 23 Februari 2026 - 19:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Paripurna pada Senin, 23 Februari 2026.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, H. Lalu Ramdan.

Paripurna turut dihadiri oleh H. Lalu Pathul Bahri, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para anggota DPRD, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda pertama rapat paripurna adalah Penyampaian Jawaban Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul Pemerintah Daerah, yakni:

Ranperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan;

Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD);

Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha; dan

Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.

Dalam penyampaiannya, Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri memberikan penjelasan komprehensif atas berbagai masukan, saran, dan pertanyaan yang telah disampaikan fraksi-fraksi pada rapat sebelumnya.

Bupati menegaskan bahwa keempat Ranperda tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Daerah dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Terkait Ranperda Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Bupati menekankan pentingnya perlindungan menyeluruh bagi tenaga kerja, baik formal maupun informal. Menurutnya, regulasi ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan sosial yang lebih luas, sehingga para pekerja di Lombok Tengah dapat bekerja dengan rasa aman dan terlindungi.

Baca Juga :  Kepada Daerah Terpilih,Sampaikan Pidato Perdana Di Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah

“Pemerintah Daerah berkomitmen memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja rentan. Ini adalah bentuk keberpihakan kita terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, terkait Ranperda Penyertaan Modal kepada BUMD, Bupati menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Penyertaan modal, kata dia, akan dilaksanakan secara terukur dengan memperhatikan prinsip tata kelola yang baik (good governance) serta potensi keuntungan bagi daerah.

Dalam pembahasan Ranperda Penyelenggaraan Perizinan Berusaha dan Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Penyederhanaan proses perizinan dan pemberian insentif yang tepat sasaran diharapkan mampu menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modal di Lombok Tengah, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Kemudahan perizinan bukan berarti mengabaikan aturan, tetapi bagaimana kita mempercepat proses dengan tetap menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat,” ujar Bupati.

Agenda kedua dalam rapat paripurna tersebut adalah pembentukan dua Panitia Khusus (Pansus) DPRD sebagai tindak lanjut pembahasan lebih mendalam terhadap keempat Ranperda.

Baca Juga :  MoU Pemkab Lombok Tengah–Undiksha: Langkah Strategis Cetak Guru Berkualitas

Pansus I dibentuk untuk membahas Ranperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan serta Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada BUMD.

Sedangkan Pansus II bertugas membahas Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha dan Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.

Ketua DPRD Lombok Tengah H.Lalu Ramdan  menyampaikan bahwa pembentukan Pansus ini bertujuan agar pembahasan Ranperda dapat dilakukan secara komprehensif, mendalam, dan teknis. Dengan demikian, produk hukum daerah yang dihasilkan benar-benar berkualitas, aspiratif, serta mampu menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan daerah.

“Melalui kerja Pansus, kita harapkan setiap Ranperda dapat dikaji secara detail dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, sehingga regulasi yang ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Lombok Tengah,” ujarnya.

Rapat paripurna ini mencerminkan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Lombok Tengah. Empat Ranperda yang dibahas dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan kinerja BUMD, serta mendorong pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah.

Dengan pembentukan dua Pansus, proses legislasi diharapkan berjalan lebih optimal dan menghasilkan peraturan daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Lombok Tengah.

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025,Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah
DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Fraksi-Fraksi DPRD Lombok Tengah Sampaikan Pemandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Lombok Tengah dan Pemda Perkuat Fondasi Pembangunan Melalui Propemperda 2026–2027
Reses Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah Lalu Muhamad Akhyar,Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna PAW, Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota Dewan
DPRD Lombok Tengah Tutup Masa Persidangan Kedua dan Buka Masa Sidang Ketiga 2025–2026
DPRD Kabupaten Lombok Tengah Apresiasi Kinerja Pemda 2025, Tegaskan Sejumlah Catatan Strategis dalam Rapat Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34

Mandalika Street Food Festival 2026 Hadirkan Kuliner Legendaris Lombok dan Dukung UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:38

Politeknik Pariwisata Lombok Terima Kunjungan Bappenas Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi dalam RKP 2027

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:21

Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Pastry dan Bakery untuk Perempuan di Desa Puyung

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:02

Bank BPD Bali Culture Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta, Perkuat Sport Tourism Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:00

ITDC Hadirkan Program “Liburan Nyaman Penuh Makna”, Ciptakan Destinasi Ramah Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:27

Poltekpar Lombok Lepas Mahasiswa PKN 2026, Siapkan Generasi Pariwisata Profesional dan Berdaya Saing

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:20

ITDC Genjot Penataan Kawasan,Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Berita Terbaru