Ketikjari.com – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di 87 desa se-Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan sosialisasi ini digelar sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan dengan baik, tertib, aman, demokratis, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Wabup Nursiah menegaskan pentingnya pemahaman yang sama bagi seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah desa, panitia pemilihan, aparat keamanan, hingga masyarakat sebagai pemilih. Menurutnya, sosialisasi menjadi bagian penting untuk meminimalisir potensi permasalahan serta menciptakan proses demokrasi desa yang berkualitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemilihan kepala desa merupakan momentum penting dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan. Oleh karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi,” ujarnya.
Wabup juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah selama proses Pilkades berlangsung. Ia berharap perbedaan pilihan tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, panitia penyelenggara, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Lombok Tengah diharapkan mampu melahirkan kepala desa yang amanah, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat dalam membangun desa.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah optimistis Pilkades Serentak 2026 akan menjadi ajang demokrasi yang berkualitas sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah.





















