500 Penenun Meriahkan Pembukaan Begawe Jelo Nyensek 2026 di Sukarara

- Kontributor

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Sebanyak 500 penenun memeriahkan pembukaan Regional Event Budaya Seni Sukarara Begawe Jelo Nyensek 2026 yang digelar di Balai Seni dan Budaya Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (7/7/2026).

Event budaya tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-8 tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan para penenun, pelaku seni, tokoh budaya, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan tradisi menenun atau nyensek yang telah menjadi identitas masyarakat Desa Sukarara.

Pembukaan acara dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., Camat Jonggat Hj. Lale Anys Fajriani, AP., M.Si., Kepala Desa Sukarara H. Saman Budi, S.Ag., Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTB Muhammad Ihwan, S.Sos., M.Si., serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB H. Lalu Wiranata, S.IP., M.A.

Kepala Desa Sukarara, H. Saman Budi, menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sukarara akan terus menjadikan Begawe Jelo Nyensek sebagai agenda rutin tahunan guna menjaga keberlangsungan budaya menenun yang diwariskan secara turun-temurun.

Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan tradisi menenun tetap hidup dan terus dikenal oleh generasi muda,” ujarnya.

Mewakili Gubernur NTB, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTB Muhammad Ihwan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Begawe Jelo Nyensek bukan hanya festival budaya, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap identitas perempuan Sasak sekaligus sarana penguatan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :  Jalan Rusak Parah dan Jembatan di Desa Kateng Lombok Tengah Terendam Banjir

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah menyampaikan bahwa Desa Sukarara memiliki peran strategis sebagai sentra tenun yang turut mendukung pelestarian budaya dan perkembangan sektor pariwisata daerah.

Ia menegaskan bahwa tradisi menenun sebagai warisan leluhur harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Tradisi menenun ini harus terus kita jaga sebagai kebanggaan daerah dan bagian dari kekuatan budaya Lombok Tengah,” tegasnya.

Begawe Jelo Nyensek 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat Sukarara untuk memperkenalkan kembali kekayaan tenun tradisional Sasak kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Berita Terkait

Bilebante Unjuk Inovasi, Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026
Wabup Nursiah Resmi Buka Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 di 87 Desa
Lalu Pathul Bahri Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung Kokok Sidutan
Amaq Rasip Sukses Kembangkan Kebun Kopi di Segala Anyar, Jadi Inspirasi Petani Lokal
17 Desa di Lombok Tengah Masuk Prioritas Penanganan Kemiskinan Ekstrem 2025
48 Desa di Lombok Tengah Belum Ajukan Pencairan, Penyaluran Dana Desa Sudah Capai 94 Desa
Karnaval Pesajik Tinggang Meriahkan HUT ke-74 Desa Rembitan
Jalan Rusak Parah dan Jembatan di Desa Kateng Lombok Tengah Terendam Banjir

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:07

Hari Yoga Internasional ke-12 di Nusa Dua Bali,Dihadiri Lebih dari 1.100 Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:03

Peduli Korban Kebakaran, PERUMDAM Tiara Salurkan CSR dan Jamin Kelanjutan Pengobatan Dua Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:25

Tim Kesehatan Siaga 24 Jam, Pastikan Peserta MTQ XXXI NTB Tetap Prima

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:12

Viral di Media Sosial, Pemkab Lombok Tengah Bergerak Cepat Bantu Warga Dusun Kumbak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:21

Pemkab Lombok Tengah, PDAM dan ITDC Perkuat Sinergi Layanan Air Bersih di KEK Mandalika

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:08

Hari Perawat Internasional,Momentum Menghormati Kontribusi Luar Biasa Perawat dalam Layanan Kesehatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:43

RSUD Praya Buka Layanan Poli Psikologi Klinis, Hadirkan Ruang Aman untuk Konseling dan Kesehatan Mental

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:04

Tanam 250 Bibit Mangrove, ITDC Nusantara Utilitas Perkuat Pelestarian Ekosistem Pesisir Bali

Berita Terbaru