AHY: Peresmian Lima Bendungan Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan, Air, dan Energi

- Kontributor

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari..com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan secara serentak yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).

Selain Bendungan Meninting di NTB, empat bendungan lain yang turut diresmikan yakni Bendungan Sidan di Bali, Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, serta Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menegaskan bahwa pembangunan dan peresmian lima bendungan ini merupakan bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional melalui swasembada pangan, swasembada air, dan swasembada energi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ini kita berbahagia karena yang diresmikan bukan hanya Bendungan Meninting, tetapi sekaligus lima bendungan di berbagai wilayah Indonesia. Ini diharapkan menjadi penguat strategi dan kebijakan menuju swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air,” ujar AHY.

Baca Juga :  Damkartan Lombok Tengah Raih Juara Pertama Fire Fighter Challenge se-NTB

Menurut AHY, bendungan memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan air baku bagi masyarakat sekaligus meningkatkan layanan irigasi untuk sektor pertanian. Dengan dukungan irigasi yang lebih baik, produktivitas lahan pertanian dapat meningkat secara signifikan.

Dengan irigasi yang lebih baik, lahan pertanian yang sebelumnya hanya panen satu kali dalam setahun dapat meningkat menjadi dua hingga tiga kali panen,” jelasnya.

Selain mendukung sektor pertanian, bendungan juga berfungsi sebagai pengendali banjir di berbagai daerah yang masih menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Keberadaan bendungan diharapkan mampu mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap perubahan iklim.

AHY juga menyoroti potensi bendungan sebagai sumber energi baru terbarukan. Menurutnya, bendungan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) maupun pengembangan panel surya terapung yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  Ketua Kafilah KLU: Lombok Tengah Tunjukkan Kelasnya sebagai Tuan Rumah MTQ XXXI NTB

Ini menjadi masa depan kita karena kebutuhan energi harus semakin ramah lingkungan, lebih bersih, dan berkelanjutan,” katanya.

Tidak hanya itu, kawasan bendungan juga memiliki nilai tambah sebagai destinasi wisata dan olahraga air. Panorama alam yang indah serta lingkungan yang asri dinilai mampu menarik kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

AHY berharap keberadaan lima bendungan yang diresmikan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih, peningkatan produksi pertanian, pengendalian banjir, hingga pengembangan energi terbarukan dan sektor pariwisata.

Peresmian lima bendungan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat pembangunan infrastruktur nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan bangsa di masa depan.

Berita Terkait

ITDC Perkuat Identitas The Mandalika Lewat Pertunjukan Legenda Putri Mandalika
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Diserahkan kepada Panitia Desa
ITDC Dorong Pertanian Organik Berkelanjutan, Gandeng Yayasan Owl Tower Bali Konservasi Keanekaragaman Hayati
BIZAM Salurkan Rp 100 Juta untuk Konservasi Bahari di Pantai Nipah,Perkuat Pelestarian Penyu dan Terumbu Karang
Rahman Rahim Day 1448 H, Bupati Pathul Bahri Ajak Warga Lombok Tengah Perkuat Kepedulian terhadap Anak Yatim
Tongkat Komando Kodim 1620/Lombok Tengah Berganti,Letkol Arh Mohamad Arifin Resmi Jabat Dandim
ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga Naik Kelas,Wujudkan Pariwisata Inklusif di The Mandalika
BIZAM Kawal Kepulangan 15 Kloter Jemaah Haji NTB Hingga 21 Juni 2026

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03

Bupati Pathul Bahri Tinjau Dapur Umum Korban Kebakaran di Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:28

BAZNAS Lombok Tengah Kembali Hadir Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:41

Pemkab Lombok Tengah Targetkan Angka Kemiskinan Turun Menjadi 10,30 Persen pada 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:19

Wamen Ekraf Apresiasi TERASI 2026, Jadi Ruang Kolaborasi 60 Ilustrator Lokal Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:26

Transaksi Nyaris Rp200 Juta, BRI Nusa Dua Eco Market 2026 Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:40

Dorong Kebijakan Berbasis Data,Pemkab Lombok Tengah Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:48

Kementerian Ekraf Dukung Instalasi Kapal Pinisi Raksasa untuk Rayakan Kemerdekaan RI 2026

Berita Terbaru