Ketikjari.com – Perayaan Hari Yoga Internasional (International Day of Yoga/IDY) ke-12 Tahun 2026 berlangsung meriah di Peninsula Island, The Nusa Dua, Bali, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal India di Bali dan Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali bekerja sama dengan ITDC ini diikuti lebih dari 1.100 peserta dari berbagai kalangan.
Para peserta yang hadir terdiri dari pecinta dan praktisi yoga, komunitas, akademisi, pelaku usaha, hingga pejabat pemerintahan. Mereka berkumpul dalam sebuah perayaan yang mengusung semangat kesehatan, harmoni, dan kesejahteraan holistik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perayaan Hari Yoga Internasional tahun ini menjadi puncak dari 52 kegiatan pra-IDY yang telah dilaksanakan selama dua bulan terakhir di Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berhasil melibatkan sekitar 5.000 peserta dan menjadi sarana edukasi penting mengenai manfaat yoga bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional.
Rangkaian acara diawali dengan Wellness Bazaar yang digelar ITDC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan para pejabat dan penampilan acro-yoga dari Grup Arunika yang memukau para peserta.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Anggota DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Asisten III Pemerintah Kabupaten Badung I Wayan Wijana, serta Vice President Commercial and Relation The Nusa Dua-ITDC Made Purnama Damayanti.
Dalam pidato utamanya, Konsul Jenderal India di Bali, Dr. Shashank Vikram, menegaskan bahwa yoga semakin relevan di tengah tantangan kehidupan modern. Menurutnya, yoga tidak hanya menjadi aktivitas kebugaran, tetapi juga sarana membangun kesehatan dan keseimbangan hidup.
Ia juga menyoroti tema Hari Yoga Internasional 2026, yakni “Yoga for Healthy Ageing” atau yoga untuk Penuaan yang Sehat.
Tema tersebut mengajak masyarakat menjadikan yoga sebagai praktik sepanjang hayat guna menjaga vitalitas fisik, ketahanan mental, serta kesejahteraan emosional pada semua kelompok usia.
Sementara itu, General Manager ITDC The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam yoga sangat selaras dengan filosofi budaya Bali yang menjunjung tinggi harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.
“ITDC berkomitmen mendukung pengembangan wellness tourism dan pariwisata berkelanjutan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat maupun wisatawan. Kami berharap peringatan Hari Yoga Internasional dapat menginspirasi gaya hidup sehat sekaligus memperkuat hubungan antarbudaya,” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan Common Yoga Protocol (CYP) yang dipandu Guru Yoga ternama sekaligus mantan Direktur SVCC Bali, Naveen Meghwal. Dengan latar panorama pantai Peninsula Island yang indah, para peserta mengikuti berbagai gerakan yoga dan latihan pernapasan yang menciptakan suasana penuh ketenangan, kebersamaan, dan kesadaran diri.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada para duta yoga, sponsor, dan mitra yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan acara. Seluruh peserta juga mengabadikan momen tersebut melalui sesi foto bersama.
Perwakilan Konsulat Jenderal India di Bali, Anuj Verma, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari relawan, komunitas yoga, sponsor, instansi pemerintah, mitra media, hingga para peserta.
Keberhasilan penyelenggaraan Hari Yoga Internasional ke-12 di Bali menjadi bukti semakin tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap yoga sebagai gaya hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat hubungan budaya dan persahabatan antara Indonesia dan India melalui nilai-nilai bersama yang menjunjung kesehatan, kedamaian, harmoni, dan kesejahteraan berkelanjutan.





















