Ketikjari.com – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk sumber daya manusia pariwisata yang profesional, berintegritas, dan berkarakter melalui penyelenggaraan Seminar Hukum bertema “Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika di Lingkungan Kampus dan Industri Pariwisata”.
Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesadaran hukum di kalangan sivitas akademika sekaligus membangun budaya kampus yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Seminar menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, ketentuan hukum yang mengaturnya, dampak terhadap kesehatan, serta pentingnya membangun karakter, integritas, dan tanggung jawab sebagai generasi muda yang akan berkiprah di industri pariwisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui reless resmi Direktur Politeknik Pariwisata Lombok Dr Ali Muhtasom menegaskan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan moral yang kuat.
“Melalui seminar ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan seseorang, tetapi juga berdampak pada kualitas sumber daya manusia serta citra industri pariwisata. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas narkoba,” ujarnya.
Kolaborasi antara Poltekpar Lombok, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah diharapkan dapat terus diperkuat sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, Poltekpar Lombok berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja dan siap berwirausaha, tetapi juga memiliki integritas, karakter, serta daya saing tinggi untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Seminar hukum ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Poltekpar Lombok dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang berkualitas, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sejalan dengan upaya mencetak generasi pariwisata Indonesia yang unggul dan berdaya saing.





















