Ketikjari.com — Pergerakan penumpang pada masa Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid terus menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan pembaruan data hingga 23 Maret 2026, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 97.548 orang sejak 13 hingga 23 Maret 2026.
Dari jumlah tersebut, 53.649 penumpang merupakan kedatangan, sementara 43.899 penumpang merupakan keberangkatan. Tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri turut mendorong peningkatan aktivitas penerbangan di bandara utama Pulau Lombok tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 10.559 penumpang, terdiri dari 6.042 penumpang kedatangan dan 4.517 penumpang keberangkatan.
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai menambah jadwal penerbangan tambahan atau extra flight. Hingga 23 Maret 2026, tercatat 20 realisasi extra flight dari beberapa maskapai.
Penerbangan tambahan tersebut di antaranya dioperasikan oleh Lion Air untuk rute Lombok–Jakarta dan Jakarta–Lombok pada 13–16 serta 18 Maret 2026. Citilink juga menambah penerbangan rute Lombok–Surabaya dan Surabaya–Lombok pada 19 Maret 2026.
Selain itu, Garuda Indonesia mengoperasikan extra flight rute Lombok–Jakarta pada 23 Maret 2026. Sementara Super Air Jet menambah penerbangan rute Lombok–Yogyakarta International Airport pada 18–19 Maret 2026 serta rute Lombok–Balikpapan pada 19 Maret 2026.
General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Aidil Phillip Julian menyampaikan bahwa pihak bandara terus memastikan kesiapan operasional selama periode angkutan Lebaran.
“Seluruh personel dan fasilitas operasional kami siagakan untuk memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan optimal. Kami juga terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait agar operasional penerbangan selama masa mudik dan arus balik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.
Setelah puncak arus mudik, pergerakan penumpang diperkirakan kembali meningkat saat arus balik. Pihak bandara memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026 (H+7) dengan estimasi sekitar 9.948 penumpang, seiring dengan pola perjalanan masyarakat yang memanfaatkan libur akhir pekan untuk kembali ke kota tempat bekerja.
Manajemen bandara juga mengimbau para penumpang agar datang lebih awal ke bandara serta memantau jadwal penerbangan guna mengantisipasi kepadatan selama periode angkutan Lebaran.


























