Desa Semparu Lombok Tengah Raih Predikat Desa Terinformatif NTB 2025

- Kontributor

Kamis, 18 Desember 2025 - 06:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com— Desa Semparu, Kabupaten Lombok Tengah, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Desa yang dikenal dengan berbagai inovasi pelayanan publik ini berhasil meraih Predikat Desa Terinformatif Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025 dengan nilai tertinggi, yakni 98,00, dalam ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Desa Tahun 2025.

Penganugerahan tersebut digelar di Ballroom Hotel Lombok Raya, Mataram, dan dihadiri langsung oleh Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal, Ketua Komisi Informasi (KI) NTB, para komisioner KI NTB, serta perwakilan badan publik kabupaten/kota, perangkat daerah lingkup Provinsi NTB, dan pemerintah desa se-NTB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan Desa Semparu tidak terlepas dari konsistensinya dalam menghadirkan berbagai inovasi berbasis pelayanan dan keterbukaan informasi, mulai dari pengelolaan sampah berbasis desa, Perpustakaan Desa, Museum Desa, Desa Keterbukaan Informasi, Desa Posyandu, hingga sejumlah inovasi lainnya yang mendukung transparansi dan partisipasi masyarakat.

Berdasarkan Peraturan Komisi Informasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik, penilaian badan publik diklasifikasikan dalam lima kategori, yakni Informatif (nilai 90–100), Menuju Informatif (80–89,9), Cukup Informatif (60–79,9), Kurang Informatif (40–59,9), dan Tidak Informatif (di bawah 39,9). Dengan capaian nilai 98,00, Desa Semparu dinilai memenuhi hampir seluruh indikator keterbukaan informasi secara optimal.

Baca Juga :  Race 1 Final Mandalika Racing Series 2025: Banyak Juara Nasional Terkunci, Drama Warnai Laga Pembuka

Ketua KI NTB, Drs.H M.Zaini,M.Si., menjelaskan bahwa Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan puncak dari rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi yang telah berlangsung sejak Juli hingga November 2025.

“Anugerah ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi terhadap komitmen badan publik dalam menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujar Zaini.

Sementara itu, Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik harus berjalan seiring dengan transformasi digital pemerintahan. Menurutnya, di era saat ini, informasi publik yang tidak dikecualikan seharusnya tersedia secara terbuka tanpa harus diminta.

“Ke depan, orang tidak perlu lagi meminta. Informasi yang tidak dikecualikan harus selalu tersedia dan mudah diakses, diminta ataupun tidak,” tegas Iqbal.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok Sukses Gelar Seminar Nasional dengan Tema "Bau Nyale: Retorika dan Daya Tarik Pariwisata Legenda Putri Mandalika"

Kepala Desa Semparu, Lalu Ratmaji, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat desa serta dukungan dan pendampingan dari Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Kami terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang transparan, informatif, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ungkap Lalu Ratmaji.

Dalam kategori desa, Desa Semparu Lombok Tengah menempati peringkat pertama dengan nilai tertinggi, disusul Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat di posisi kedua dengan nilai 96,60, dan Desa Semayan, Kabupaten Sumbawa Barat di peringkat ketiga dengan nilai 96,40.

Penganugerahan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah desa di NTB untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan partisipatif.

Berita Terkait

ITDC Bekali 53 Warga Bilebante Standar Layanan Pariwisata Jelang MotoGP Mandalika 2026
Potensi Wisata dan UMKM Desa Lantan Digenjot Lewat Pelatihan Pemasaran Digital
500 Penenun Meriahkan Pembukaan Begawe Jelo Nyensek 2026 di Sukarara
Bilebante Unjuk Inovasi, Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026
Wabup Nursiah Resmi Buka Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 di 87 Desa
Lalu Pathul Bahri Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung Kokok Sidutan
Amaq Rasip Sukses Kembangkan Kebun Kopi di Segala Anyar, Jadi Inspirasi Petani Lokal
17 Desa di Lombok Tengah Masuk Prioritas Penanganan Kemiskinan Ekstrem 2025

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:15

Pamit Menuju Amanah Baru, Karutan Praya Ajak WBP Terus Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:54

Gendang Beleq Hadir di Rutan Praya, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Sekaligus Lestarikan Budaya Sasak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:48

Satpol PP Lombok Tengah Tertibkan Pelajar Membolos di Bendungan Batujai

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:39

Menuju Pemulihan yang Tepat Sasaran,16 Tahanan Rutan Praya Ikuti Assessment Adiksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:38

Ombudsman Dampingi RSUD Praya Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

Poltekpar Lombok Perkuat Kesadaran Hukum Mahasiswa Melalui Seminar Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Senin, 20 Juli 2026 - 01:29

Bupati  Pathul Tinjau Langsung Kondisi Lima Lansia Bersaudara di Batukliang Utara

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:23

Wabup Nursiah: Setiap Keluarga Harus Bekerja agar Anak Tumbuh Sehat dan Punya Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru