Jalan Rusak Parah dan Jembatan di Desa Kateng Lombok Tengah Terendam Banjir

- Kontributor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sejak Sabtu dini hari menyebabkan jembatan di Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, terendam banjir dan tidak dapat dilalui oleh pengguna jalan.

Selain jembatan, ruas jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer di desa tersebut juga mengalami kerusakan parah. Jalan berlubang, becek, dan tergenang air membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama saat musim hujan.

Salah seorang warga, HL Saharudin, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun. Menurutnya, jalan itu dibangun sejak tahun 1980-an dan belum pernah mendapat perbaikan hingga kini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap musim hujan jalan ini selalu rusak dan banjir. Padahal ini akses utama warga menuju sekolah dan tempat kegiatan sosial,” kata Saharudin.

Baca Juga :  Direktur dr Mamang : Selama Ramadan ini,RSUD Praya Sediakan Menu Berbuka Puasa dan Sahur Bagi Staf

Ia menyebutkan, jalan tersebut menjadi jalur penting menuju sejumlah lembaga pendidikan dan sosial di Desa Kateng, seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Majelis Taklim.

Keluhan serupa disampaikan Kepala Dusun setempat, Lalu Arafat. Ia menegaskan kerusakan parah pada jalan dan jembatan disebabkan karena tidak pernah dilakukan perbaikan sejak dibangun puluhan tahun lalu oleh Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara (BWSNT).

“Jika kerusakan sudah parah, warga terpaksa bergotong royong dan patungan membeli tanah urug agar jalan bisa dilewati sementara,” ujarnya, Sabtu (27/12).

Baca Juga :  Pertama di NTB,Kanwil Kemenag NTB Lantik Kyai Desa

Menurutnya, masyarakat dan pemerintah desa telah berulang kali melaporkan serta mengajukan perbaikan kepada Pemerintah Daerah, BWSNT, hingga DPR, namun belum mendapat respons.

“Melalui media ini kami berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan jalan. Jalan ini satu-satunya akses yang menghubungkan delapan dusun,” tegasnya.

Delapan dusun tersebut meliputi Dusun Penabu, Pilan, Sadang Lauk, Sadang Daye, Bombas Timur, Bombas Barat, Pesusuk, dan Mentorok. Selain itu, jalan tersebut juga dapat menjadi jalur alternatif menuju Desa Banyu Urip, Desa Pengembur, dan Desa Kerame Jati di Kecamatan Pujut.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan agar akses vital masyarakat tidak terus terputus setiap musim hujan.

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Perkuat Pengawasan Dana Desa melalui Program Jaga Desa
Desa Semparu Lombok Tengah Raih Predikat Desa Terinformatif NTB 2025
Wabup Nursiah Apresiasi Kreasi UMKM Puyung:Abon Serundeng Ampas Tahu Jadi Sorotan
Kejari Lombok Tengah Tegaskan Komitmen Pemulihan Kerugian Negara,Nilai Aset Rampasan Korupsi di Desa Puyung
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Beras Bantuan Barabali Ditahan Kejari Lombok Tengah
Desa Ketare Menuju Perubahan Lewat Program “Jumat Bersih”
Kolaborasi Sosial: PDAM Tirta Ardhia Rinjani dan Tastura Mengajar Sentuh Pelosok Batukliang Utara
Dandim dan Bupati Pathul Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:27

Mandalika Racing Series 2026 Siap Digelar Lima Seri, Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:38

ITDC Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Malam Anugerah Tri Hita Karana Tourism Awards 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:57

MGPA Terima Penghargaan Pengakuan Kolaborasi dan Inovasi, Dinilai Berhasil Bangun Sport Tourism Inklusif di Mandalika

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:15

Kadis Pariwisata NTB Apresiasi Event MIF,Kantor Dinas Pariwisata Jadi Rumah Kolaborasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:01

Gubernur NTB Terima Sertifikat Internasional dari APIEM UK dan MIF,NTB Mantapkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Event

Rabu, 7 Januari 2026 - 04:47

Kalender Event MGPA 2026 Resmi Diluncurkan,Mandalika Siap Hidupkan Motorsport dan Pariwisata Sepanjang Tahun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:43

Lombok Tengah Raih Penghargaan Internasional APIEM UK, Kadispar: Bukti Komitmen Bangun Pariwisata dan Event Berkelas Dunia

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:21

Posko Nataru Ditutup,Bandara Lombok Catat Rekor: 171 Ribu Penumpang Dilayani,Zero Accident

Berita Terbaru

Pendidikan

Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:04