Ketikjari.com — Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Darut Taubah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya saat Kepala Rutan, M. Syaripuddin Hazri, memberikan pengarahan sekaligus berpamitan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (12/8/2026).
Momen tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian M. Syaripuddin Hazri di Rutan Praya sebelum mengemban amanah baru sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Dompu.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat struktural serta seluruh warga binaan Rutan Praya. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, M. Syaripuddin Hazri menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh jajaran dan warga binaan yang selama ini telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Praya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi Rutan Praya yang aman, tertib, dan kondusif tidak terlepas dari komitmen bersama antara petugas dan warga binaan. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung keberlangsungan berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh WBP untuk menjadikan masa menjalani pidana sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi sekaligus memperbaiki diri.
Menurutnya, masa pembinaan harus dimanfaatkan untuk belajar, meningkatkan keterampilan, memperkuat mental dan spiritual, serta mempersiapkan diri agar nantinya mampu kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.
“Jangan pernah berhenti berbuat baik dan memperbaiki diri. Jadikan masa pembinaan ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih baik, dan lebih bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat,” pesannya.
Ia juga mengingatkan warga binaan agar senantiasa menjaga ibadah, memperkuat keimanan, menghormati sesama, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, keberhasilan proses pemasyarakatan tidak hanya diukur dari selesainya masa pidana, tetapi juga dari adanya perubahan sikap, perilaku, dan kesiapan warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan secara positif di masyarakat.
M. Syaripuddin Hazri berharap seluruh warga binaan tetap menjaga suasana aman dan kondusif di Rutan Praya serta mendukung petugas dalam menjalankan berbagai program pembinaan.
“Jaga Rutan Praya tetap aman, ikuti pembinaan dengan baik dan jangan kehilangan harapan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi lebih baik,” pesannya.
Suasana haru semakin terasa ketika acara ditutup dengan doa dan kebersamaan. Momen tersebut menjadi kenangan tersendiri bagi jajaran petugas maupun warga binaan yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian M. Syaripuddin Hazri di Rutan Praya.
Dengan amanah baru yang akan diemban di Lapas Kelas IIB Dompu, M. Syaripuddin Hazri diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan, sekaligus membawa semangat pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan positif bagi warga binaan.





















