Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade

- Kontributor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.comMenteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyaampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang melanda Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (22/8/2026) malam.

Menteri Pariwisata bersyukur tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran memberikan dampak besar terhadap masyarakat. Ratusan rumah dilaporkan terdampak, sementara jumlah kerusakan masih dalam proses pendataan oleh pemerintah daerah.

Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kampung Adat Sade yang terdampak. Yang paling penting saat ini adalah memastikan warga dalam kondisi aman dan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak awal kejadian, Kementerian Pariwisata telah melakukan langkah koordinatif dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan situasi dan mengidentifikasi dukungan yang dapat segera diberikan kepada masyarakat terdampak.

Menteri Widiyanti juga menginstruksikan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok untuk turun langsung dan terlibat dalam penanganan di lapangan.

Poltekpar Lombok diminta bersiap membuka dapur umum untuk mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak, sekaligus menyiapkan bentuk bantuan lainnya sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Disaksikan Gubernur NTB,Pemkab Loteng dan Pemkab Lobar MOU Tapak Batas Wilayah

Saya sudah meminta Poltekpar Lombok untuk bergerak dan memberikan dukungan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk menyiapkan dapur umum. Pelaksanaannya akan dilakukan secara terkoordinasi dan saat ini kami menunggu arahan Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan penanganan yang sudah berjalan,” ujar Menpar Widiyanti.

Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar, serta berbagai unsur lainnya telah melakukan evakuasi, pemadaman, penyediaan tempat sementara bagi warga terdampak, hingga pembersihan material pascakebakaran.

Pemerintah Provinsi NTB juga menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk sandang, pangan, rasa aman, serta keberlangsungan pendidikan anak-anak, menjadi prioritas selama masa tanggap darurat.

Menpar Widiyanti menegaskan, perhatian Kementerian Pariwisata terhadap Sade tidak semata-mata karena kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok.

Kampung Adat Sade merupakan ruang hidup masyarakat Sasak yang mempertahankan tradisi, arsitektur, kerajinan, serta tata kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun. Keunikan tersebut sekaligus menjadikan Sade sebagai salah satu ikon wisata budaya Nusa Tenggara Barat dan Indonesia.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Buka Lokakarya Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Sade bukan sekadar destinasi wisata. Sade adalah rumah masyarakat, ruang hidup budaya Sasak, sekaligus bagian penting dari kekayaan pariwisata Indonesia. Karena itu, duka masyarakat Sade juga menjadi duka kita bersama,” ujar Menpar.

Setelah tahap penanganan darurat, Kementerian Pariwisata siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait dalam proses pemulihan sektor pariwisata Kampung Adat Sade.

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, bersama masyarakat adat Desa Sade akan memastikan kawasan tersebut dapat direkonstruksi dan dibangun kembali secepatnya setelah penanganan darurat selesai.

Menurut Menpar Widiyanti, proses pemulihan nantinya harus menempatkan masyarakat Sade sebagai bagian utama, sekaligus tetap memperhatikan nilai budaya, kearifan lokal, dan autentisitas arsitektur tradisional Sasak yang selama ini menjadi identitas kawasan tersebut.

Prioritas kita sekarang adalah masyarakat. Setelah kondisi darurat tertangani, kita akan bersama-sama memikirkan pemulihannya. Kita ingin Sade bangkit kembali tanpa kehilangan jati dirinya sebagai ruang hidup dan warisan budaya masyarakat Sasak,” kata Menpar Widiyanti.

Kementerian Pariwisata akan terus berkoordinasi dan memantau perkembangan penanganan di Kampung Adat Sade serta menyesuaikan bentuk dukungan berdasarkan kebutuhan dan arahan pemerintah daerah di lapangan.

Berita Terkait

InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
Balai Bahasa NTB Sambangi Poltekpar Lombok,Perkuat Jejaring dan Sinergi Kelembagaan
Poltekpar Lombok dan BSI Praya Jajaki Kolaborasi Strategis, Fokus Literasi Keuangan hingga Beasiswa
Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak di NTT
Poltekpar Lombok Gelar Sidang Terbuka Senat, Sambut Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BIZAM Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Keberagaman
Merah Putih Berkibar di Tiga Destinasi ITDC, Semarakkan HUT ke-81 RI
Poltekpar Lombok dan Universitas Hamzanwadi Perkuat Sinergi melalui MBKM dan Perpanjangan MoU

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:47

Semarak HUT ke-81 RI, ITDC Hidupkan Tiga Destinasi dengan Ragam Aktivitas dan Aksi Sosial

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:03

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Rutan Praya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Keluarga WBP dan Petugas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:38

Ombudsman Dampingi RSUD Praya Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

Poltekpar Lombok Perkuat Kesadaran Hukum Mahasiswa Melalui Seminar Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Senin, 20 Juli 2026 - 01:29

Bupati  Pathul Tinjau Langsung Kondisi Lima Lansia Bersaudara di Batukliang Utara

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:23

Wabup Nursiah: Setiap Keluarga Harus Bekerja agar Anak Tumbuh Sehat dan Punya Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:35

Bupati Lombok Tengah dan Dirut Perumda Air Minum TIARA Jenguk Datok Bagu di Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 - 10:07

Hari Yoga Internasional ke-12 di Nusa Dua Bali,Dihadiri Lebih dari 1.100 Peserta

Berita Terbaru