GOW Lombok Tengah Gencarkan Edukasi Pencegahan Stunting dari Tingkat Keluarga

- Kontributor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com— Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lombok Tengah terus memperkuat peran aktifnya dalam mendukung upaya pemerintah mencegah dan menurunkan angka stunting. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pencegahan stunting yang dirangkaikan dengan edukasi kesehatan, pemahaman gizi seimbang, serta praktik pengolahan makanan sehat dan bergizi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kamis (20/8/2026), dengan melibatkan kader Posyandu dan para orang tua balita sasaran.

Ketua GOW Kabupaten Lombok Tengah, Hj. Winarsih Nursiah, dalam kesempatan tersebut memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Ia menegaskan, persoalan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, terutama orang tua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi anak, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang sehat menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Baca Juga :  Keluarga Besar FORMEN Loteng Gelar Buka Bersama

Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara bersama-sama. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan pola asuh yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perhatian terhadap tumbuh kembang anak bahkan harus dimulai sejak masa kehamilan. Pemenuhan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI yang bergizi, hingga pemantauan pertumbuhan anak secara rutin merupakan langkah penting dalam mencegah stunting.

Sementara itu, dr. Prepti memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu dan anak. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai berbagai jenis makanan yang mengandung protein, vitamin, mineral, serta zat gizi lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak.

Tidak hanya teori, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan demo memasak makanan sehat dan bergizi. Peserta diperkenalkan pada cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang sehat, bergizi, mudah dibuat, serta sesuai dengan kebutuhan anak.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Buka Sosialisasi Desa Cantik Lombok Tengah

Pemanfaatan bahan pangan lokal dinilai penting karena makanan bergizi tidak selalu harus mahal. Dengan kreativitas dan pengetahuan yang tepat, berbagai bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi makanan yang bernilai gizi tinggi untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan tersebut, GOW Kabupaten Lombok Tengah berharap pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting semakin meningkat. Edukasi di tingkat keluarga diharapkan mampu mendorong orang tua lebih aktif memperhatikan kebutuhan gizi dan tumbuh kembang anak.

GOW Lombok Tengah juga berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam menggerakkan organisasi wanita dan masyarakat guna mendukung program pemerintah, khususnya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan sinergi pemerintah, organisasi wanita, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan keluarga, diharapkan lahir generasi Lombok Tengah yang sehat, cerdas, berkualitas, dan tumbuh secara optimal.

Berita Terkait

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Rutan Praya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Keluarga WBP dan Petugas
Ombudsman Dampingi RSUD Praya Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Poltekpar Lombok Perkuat Kesadaran Hukum Mahasiswa Melalui Seminar Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika
Bupati  Pathul Tinjau Langsung Kondisi Lima Lansia Bersaudara di Batukliang Utara
Wabup Nursiah: Setiap Keluarga Harus Bekerja agar Anak Tumbuh Sehat dan Punya Masa Depan Lebih Baik
Bupati Lombok Tengah dan Dirut Perumda Air Minum TIARA Jenguk Datok Bagu di Jakarta
Hari Yoga Internasional ke-12 di Nusa Dua Bali,Dihadiri Lebih dari 1.100 Peserta
Peduli Korban Kebakaran, PERUMDAM Tiara Salurkan CSR dan Jamin Kelanjutan Pengobatan Dua Santri

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:10

Balai Bahasa NTB Sambangi Poltekpar Lombok,Perkuat Jejaring dan Sinergi Kelembagaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:51

Poltekpar Lombok dan BSI Praya Jajaki Kolaborasi Strategis, Fokus Literasi Keuangan hingga Beasiswa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:30

Poltekpar Lombok Gelar Sidang Terbuka Senat, Sambut Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:20

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BIZAM Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Keberagaman

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:15

Merah Putih Berkibar di Tiga Destinasi ITDC, Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:48

Poltekpar Lombok dan Universitas Hamzanwadi Perkuat Sinergi melalui MBKM dan Perpanjangan MoU

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:36

ITDC dan BRI Dorong Pariwisata Berkelanjutan melalui Nusa Dua Eco Market 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:29

ITDC Perkuat Daya Tarik The Nusa Dua Lewat Agenda Event Internasional Sepanjang 2026

Berita Terbaru