Ketikjari.com — Politeknik Pariwisata Lombok menerima kunjungan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (20/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus membuka peluang kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan ini disambut baik oleh Pudir I Poltekpar Lombok, Dr. Amirosa yang menyambut kunjungan Balai Bahasa Provinsi NTB sebagai langkah positif dalam memperluas jejaring kelembagaan serta membuka ruang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di Poltekpar Lombok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Balai Bahasa Provinsi NTB memperkenalkan sejumlah program dan kegiatan kelembagaan, sekaligus mendiskusikan berbagai potensi sinergi yang dapat dikembangkan bersama Poltekpar Lombok.
Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah Trigatra Bangun Bahasa, yang mencakup tiga prinsip utama, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing.
Konsep tersebut dinilai relevan dengan pengembangan pendidikan vokasi pariwisata yang membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik, baik dalam bahasa Indonesia, bahasa daerah, maupun bahasa asing.
Selain itu, pertemuan juga membahas penguatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) serta Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Kedua program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi kebahasaan sivitas akademika di lingkungan Poltekpar Lombok.
Sinergi antara Balai Bahasa Provinsi NTB dan Poltekpar Lombok diharapkan tidak hanya memperkuat aspek kebahasaan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi sumber daya manusia pariwisata yang siap bekerja, berwirausaha, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.






















