Wabup Nursiah Buka Lokakarya Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

- Kontributor

Jumat, 20 Desember 2024 - 01:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka lokakarya peluncuran program penghapusan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan Islamic Ultra Poor Graduation.

Acara ini berlangsung di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah pada Kamis, 19 Desember 2024, dengan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan tingkat kabupaten.

Dalam sambutannya, Dr. Nursiah menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi oleh Yayasan Relief Islami ini. Beliau menekankan bahwa program yang akan dilaksanakan selama tiga tahun ke depan di Nusa Tenggara Barat, termasuk Lombok Tengah, bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui lima pilar utama:

  1. Ketahanan Pangan
  2. Peningkatan Pendapatan
  3. Inklusi Finansial
  4. Pemberdayaan Sosial
  5. Mendorong Perkembangan Sosial

“Program ini layak diapresiasi dan didukung penuh demi peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin,” ujar Dr. Nursiah. Beliau berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dapat berjalan efektif untuk mencapai tujuan penghapusan kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah.

Program Islamic Ultra Poor Graduation merupakan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam upaya memberdayakan masyarakat miskin agar mampu keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan. Dengan fokus pada lima pilar utama, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Lombok Tengah.

Baca Juga :  Peran Para Tokoh di Balik Harmoni Antara Ummat Islam dan Buddha di KLU

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah mencatat penurunan angka kemiskinan ekstrem yang signifikan. Menurut data terbaru, angka kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah turun dari 3 persen pada tahun 2022 menjadi 0,72 persen pada tahun 2024, menjadikan Lombok Tengah sebagai daerah dengan angka kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lombok Tengah juga mengalami peningkatan selama kepemimpinan saat ini, menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya program Islamic Ultra Poor Graduation ini, diharapkan upaya pengentasan kemiskinan di Lombok Tengah dapat semakin efektif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Berita Terkait

Kapolresta Loteng Motivasi Pelajar SMAN 4 Praya, Ajak Jauhi Narkoba dan Bullying
Poltekpar Lombok Raih Dua Sertifikasi ISO, Perkuat Standar Mutu Pendidikan Pariwisata
ITDC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon
Liga Sinova 2026 Apresiasi Inovasi Masyarakat,Bupati Pathul Dorong Gagasan Baru untuk Lombok Tengah
Lombok Tengah Perkuat PPID,Masyarakat Didorong Lebih Mudah Akses Informasi Pemerintah
Sekda Tegaskan Seleksi Anugerah ASN Tastura 2026 Independen, 25 ASN Lolos 5 Besar
PWI NTB Gelar OKK Perdana, 120 Wartawan Ikuti Penguatan Organisasi
17 Kafilah Terbaik Lombok Tengah Dilepas Menuju MTQ Nasional XXXI, Bawa Misi Harumkan NTB

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:05

Poltekpar Lombok Gelar ISTTW 2026, Dorong Kolaborasi Global dan Pariwisata Berkelanjutan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:51

ICANN87 Dongkrak Daya Saing The Nusa Dua, Kunjungan Wisatawan Tembus 363 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:26

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:44

Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:43

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan

Berita Terbaru