Bilebante Tembus Nasional, Desa Asal Lombok Tengah Jadi yang Terbaik di NTB

- Kontributor

Minggu, 13 September 2026 - 04:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com — Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, kembali mengukir prestasi membanggakan. Desa yang dikenal dengan berbagai inovasi dan potensi wisatanya tersebut berhasil meraih Juara I Penjaringan Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.

Bilebante ditetapkan sebagai desa terbaik di NTB setelah memperoleh nilai 93,83. Capaian tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100.3.3.1-320 Tahun 2026 tentang Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi Desa Bilebante untuk membawa nama Lombok Tengah dan NTB ke tingkat yang lebih tinggi. Sebagai juara pertama tingkat provinsi, Bilebante selanjutnya akan mewakili NTB dalam Penjaringan Desa Berprestasi Tingkat Regional Tahun 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lombok Tengah, Baiq Murniati,, mengatakan keberhasilan Desa Bilebante merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, prestasi tersebut tidak lahir dari kerja pemerintah desa semata, tetapi merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, pelaku usaha, kelompok masyarakat hingga seluruh warga Desa Bilebante.

Baca Juga :  Pertama di NTB,Kanwil Kemenag NTB Lantik Kyai Desa

Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Desa Bilebante, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Tengah. Prestasi ini lahir dari kolaborasi, inovasi, serta kuatnya semangat gotong royong dalam membangun desa,” kata Baiq Murniati.

Penjaringan Desa Berprestasi Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 mengusung tema “Transformasi Desa sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.”

Dalam proses penilaian, sejumlah aspek menjadi perhatian tim penilai. Di antaranya penyelenggaraan pemerintahan desa, keunggulan bidang kewilayahan dan kemasyarakatan, pengembangan potensi desa, inovasi yang selaras dengan tema, serta rencana tindak lanjut setelah pelaksanaan lomba.

Penilaian lapangan di Desa Bilebante telah dilaksanakan pada 2 Juli 2026. Tim penilai turun langsung melihat berbagai aspek pembangunan desa, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, inovasi, potensi unggulan, hingga keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

Hasilnya, Desa Bilebante keluar sebagai juara pertama dengan nilai 93,83. Posisi kedua diraih Desa Sermong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, dengan nilai 73,23.

Baiq Murniati menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa desa memiliki peran strategis sebagai pusat inovasi sekaligus penggerak pembangunan yang memberikan dampak nyata terhadap masyarakat.

Baca Juga :  1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Dilantik untuk Periode 2026-2034

Prestasi ini harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, mengembangkan potensi lokal, serta memastikan berbagai inovasi desa tetap berkelanjutan setelah lomba berakhir,” ujarnya.

Kini, tantangan berikutnya menanti Desa Bilebante. Status sebagai juara terbaik di NTB membuat desa tersebut harus mempersiapkan diri menghadapi penilaian tingkat regional yang akan dilakukan oleh tim dari pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memastikan akan terus memberikan pendampingan dan memperkuat persiapan Desa Bilebante agar mampu tampil maksimal pada ajang tingkat regional.

Kami mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan dan doa terbaik. Semoga Desa Bilebante mampu meraih hasil maksimal serta mengharumkan nama Kabupaten Lombok Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Barat di tingkat regional,” kata Baiq Murniati.

Keberhasilan Bilebante diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah prestasi dalam perlombaan. Lebih dari itu, capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Lombok Tengah untuk terus melakukan transformasi, menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dari Bilebante untuk Lombok Tengah, dari Lombok Tengah untuk NTB, dan kini menuju panggung regional.

Berita Terkait

1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Dilantik untuk Periode 2026-2034
ITDC Bekali 53 Warga Bilebante Standar Layanan Pariwisata Jelang MotoGP Mandalika 2026
Potensi Wisata dan UMKM Desa Lantan Digenjot Lewat Pelatihan Pemasaran Digital
500 Penenun Meriahkan Pembukaan Begawe Jelo Nyensek 2026 di Sukarara
Bilebante Unjuk Inovasi, Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026
Wabup Nursiah Resmi Buka Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 di 87 Desa
Lalu Pathul Bahri Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung Kokok Sidutan
Amaq Rasip Sukses Kembangkan Kebun Kopi di Segala Anyar, Jadi Inspirasi Petani Lokal

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:36

Rayakan HUT ke-2 InJourney Airports, BIZAM Berbagi Kepedulian kepada Masyarakat Lingkar Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 04:33

Direktur Poltekpar Lombok Raih Anugerah Duta Halal, Perkuat Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim di NTB

Jumat, 4 September 2026 - 22:21

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 11:51

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai

Kamis, 3 September 2026 - 02:01

Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:13

Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08

Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21

Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru