Di Buka Sekda : Perangkat Desa Di Lombok Tengah Dibekali Ilmu Jurnalistik

- Kontributor

Kamis, 10 Oktober 2024 - 18:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com— Forum Wartawan Lombok Tengah (FWLT) memberikan pelatihan jurnalistik kepada perangkat desa yang ada di daerah itu. Hal ini sebagai upaya para jurnalis di gumi Tatas Tuhu Trasna, dalam membangun dan mengembangkan potensi desa serta memberikan edukasi kepada perangkat desa untuk kedepan bisa memperomosikan berbagai potensi yang ada di desa.

Sekda Lombok Tengah, H Lalu Firman Wijaya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para wartawan yang tergabung dalam organisasi FWLT yang memberikan pelatihan kepada perangkat desa dalam bidang jurnalistik guna mengisi website desa yang sudah dimiliki. Hal ini sangat penting karena ditengah kondisi saat ini, perkembangan tekhnologi semakin pesat dan itu harus bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Salah satu sektor yang meningkat pesat saat ini adalah sektor informasi. Perkembangan tekhnologi kian pesat yang mengharuskan informasi itu segera disampaikan setiap saat, harus update tapi harus benar, akurat dan terferivikasi. Informasi yang valid dan benar dapat digunakan untuk mengambil keputusan minimal merubah persepsi dan opini,” ungkap H Lalu Firman Wijaya saat membuka kegiatan  Jurnalis Membangun Desa II yang berlangsung di aula PKK Lombok Tengah, Kamis kemarin (10/10)

Menurut Firman, peran wartawan sangat strategis, tidak hanya sebagai pengantar berita tapi ada tanggung jawab moral. Maka kegiatan ini sebagai wujud kepedulian para wartawan agar kedepan perangkat desa juga bisa memanfaatkan perkembangan tekhnologi yang ada untuk memperomisikan potensi yang ada di desa masing- masing.

“Kami sangat mengapresiasi FWLT yang melatih perangkat desa untuk bisa menulis berita yang benar. Kita harapkan dengan adanya pelatihan ini, para perangkat desa nantinya bisa memperomosikan desa mereka masing- masing, karena setiap desa punya potensi,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jurnalis Membangun Desa II, Mufik A Wahid menegaskan, melalui pesan atau informasi yang disampaikannya kepada publik, jurnalistik dapat merangsang, mempengaruhi, hingga mengubah prilaku serta menggerakkan mayarakat. Baik itu secara positif, seperti mengerakkan masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam aktivitas pembangunan, melakukan tindakan bermanfaat bagi kehidupan, menjalankan norma-norma sosial, dan sebagainya.

“Sehingga dapat dikatakan bahwa jurnalistik memiliki peran sebagai agen pembaharu yang memiliki kekuatan besar dalam proses perubahan sosial. Hal tersebut juga berlaku untuk masyarakat di desa. Sehingga proses pembangunan desa juga akan sangat dipengaruhi oleh karya jurnalistik. Salah satu cara membawa desa maju adalah dengan memasok informasi, dan beragam informasi pun bisa didapatkan di mana-mana melalui media manual hingga media digital,”tegasnya.

Baca Juga :  Pastikan Pelayanan Tetap Prima,Kadivpas Kemenkumham NTB Lakukan Monev di Rutan Praya

Tidak dapat dipungkiri, desa saat ini sudah mulai melek dan sadar akan hal ini. Hal itu tampak dari beberapa desa sudah membuat website sendiri demi mengisi informasi mengenai perkembangan desa masing-masing. Hanya saja dalam perjalanannya, banyak karya tulis dan informasi yang tertuang pada website desa justru tidak sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan yang baik dan benar.

“Hal itu berakibat tidak tersampaikannya informasi dan edukasi kepada masyarakat hingga tidak tersampainya tujuan sebenarnya dengan maksimal. Lebih parahnya lagi, ada juga sebagian desa yang memiliki website sendiri, namun tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mengedukasi dan memberi informasi kepada masyarakat,”jelasnya.

Sehingga dengan adanya kegiatan itu, diharapkan para perangkat desa bisa memanfaatkan perkembangan tekhnologi terutama bisa menafaatkan website yang tersedia untuk memaksimalkan potensi yang ada. “Ini juga wujud sinergi kita bersama membangun desa melalui karya Jurnalistik,”tegasnya.

Berita Terkait

Wabup Lombok Tengah Raih Penghargaan Bergengsi detikBali-Nusra Awards 2026, Bukti Nyata Keberhasilan Tekan Kemiskinan Ekstrem
Liga Sinova 2026 Dibuka, Pemkab Lombok Tengah Wajibkan Pelaporan Inovasi Daerah
Wabup Nursiah Launching Buku Ajar Muatan Lokal “Berajah Base Sasak”,Perkuat Pelestarian Bahasa Daerah Sejak Dini
Lombok Tengah Perkuat Benteng Digital,Tim Tanggap Insiden Siber Resmi Terdaftar di BSSN
Belvana Lolos Paskibraka Nasional 2026, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTB
Lombok Tengah Ukir Sejarah,Raih Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026 dan Siap Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional
Manfaatkan Momen MTQ, Adik Belajar Antusias Berfoto Bersama Bupati Lombok Tengah
Kementerian Ekraf Gandeng YouTube dan Google,Perkuat Ekosistem Kreator Digital Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34

Mandalika Street Food Festival 2026 Hadirkan Kuliner Legendaris Lombok dan Dukung UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:38

Politeknik Pariwisata Lombok Terima Kunjungan Bappenas Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi dalam RKP 2027

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:21

Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Pastry dan Bakery untuk Perempuan di Desa Puyung

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:02

Bank BPD Bali Culture Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta, Perkuat Sport Tourism Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:00

ITDC Hadirkan Program “Liburan Nyaman Penuh Makna”, Ciptakan Destinasi Ramah Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:27

Poltekpar Lombok Lepas Mahasiswa PKN 2026, Siapkan Generasi Pariwisata Profesional dan Berdaya Saing

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:20

ITDC Genjot Penataan Kawasan,Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Berita Terbaru