Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

- Kontributor

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yang terdampak kebakaran. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kunjungan langsung sekaligus keterlibatan dalam membantu pemulihan masyarakat pascakebakaran.

Poltekpar Lombok kembali hadir di Desa Adat Sade untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak, mendengarkan kebutuhan warga, serta memastikan dukungan yang diberikan dapat dirasakan secara nyata.

Dalam kegiatan tersebut, Poltekpar Lombok berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah dalam mendukung operasional dapur umum bagi warga terdampak kebakaran. Pegawai dan mahasiswa Poltekpar Lombok turut terlibat langsung, mulai dari menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga membagikan makanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Muhtasom, mengatakan kehadiran Poltekpar Lombok di Sade merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial lembaga pendidikan pariwisata terhadap masyarakat di sekitar destinasi wisata.

Baca Juga :  IPB International Bali Raih Akreditasi Internasional 5★ APIEM UK, Kukuhkan Indonesia sebagai Pusat Pendidikan Pariwisata Global

«“Kami hadir bukan hanya untuk melihat kondisi Sade, tetapi juga untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Poltekpar Lombok ingin ikut mengambil bagian dalam proses pemulihan ini, sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” ujar Dr. Ali Muhtasom.»

Menurutnya, keterlibatan pegawai dan mahasiswa dalam dapur umum juga menjadi bagian dari pembelajaran nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik di lingkungan kampus, tetapi juga belajar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam situasi sulit.

«“Kami melibatkan mahasiswa agar mereka belajar bahwa pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi dan pelayanan, tetapi juga tentang manusia, kepedulian, gotong royong, dan bagaimana kita hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan,” katanya.»

Dr. Ali menegaskan, Poltekpar Lombok akan terus berupaya memberikan dukungan selama proses pemulihan masyarakat Sade berlangsung. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dinilai penting agar penanganan pascakebakaran dapat berjalan secara bersama-sama.

Baca Juga :  Sambut Ramadan,Nyepi,dan Idulfitri,Hotel di Kawasan ITDC Hadirkan Beragam Promo Spesial

“Kami berharap dukungan kecil yang kami berikan dapat membantu meringankan beban masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga semangat warga Sade agar tetap kuat dan bangkit kembali,” tambahnya.

Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang menjadi bagian penting dari pariwisata Lombok Tengah. Karena itu, proses pemulihan kawasan dan masyarakat pascakebakaran menjadi perhatian berbagai pihak.

Kehadiran Poltekpar Lombok di tengah masyarakat Sade menjadi wujud nyata semangat gotong royong. Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat, proses pemulihan diharapkan dapat berlangsung secara bertahap dan memberikan harapan baru bagi warga terdampak.

Poltekpar Lombok peduli Sade: meninjau, mendengar, dan menguatkan. Bersama membantu Sade bangkit dan pulih.

Berita Terkait

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Masuk 79 Besar BUMN Terbaik dalam Danantara CX-100
ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent
Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta
Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan
BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:16

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Masuk 79 Besar BUMN Terbaik dalam Danantara CX-100

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:44

Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:43

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:33

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Berita Terbaru