Pemkab Lombok Tengah Targetkan Angka Kemiskinan Turun Menjadi 10,30 Persen pada 2026

- Kontributor

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan untuk memastikan pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama keluarga miskin dan kelompok rentan.

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan evaluasi program penanggulangan kemiskinan daerah yang berlangsung di Ballroom Lantai 5 Gedung B Kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., Kepala BPS Lombok Tengah Muhammad Jupri Sardi, S.ST., perwakilan ITDC, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PLN Cabang Praya, jajaran perangkat daerah, serta perwakilan seluruh kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Lombok Tengah H.M. Nursiah menyampaikan, angka kemiskinan Lombok Tengah pada 2025 tercatat sebesar 10,68 persen, turun cukup signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 12,07 persen.

Capaian tersebut menempatkan Lombok Tengah sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah ketiga di Provinsi NTB, setelah Kota Mataram sebesar 10,55 persen dan Kota Bima sebesar 10,61 persen.

Pada tahun 2026, kita menargetkan angka kemiskinan Lombok Tengah kembali turun menjadi sekitar 10,30 persen,” ujar Nursiah.

Meski tren kemiskinan menunjukkan penurunan, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap sejumlah wilayah yang masih memiliki kantong kemiskinan cukup tinggi.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Lombok Tengah Gelar Open House di Pendopo

Kecamatan Pujut tercatat memiliki angka kemiskinan sebesar 11,77 persen atau sekitar 16.037 jiwa. Selanjutnya Kecamatan Jonggat sebesar 10,25 persen atau 13.960 jiwa, serta Kecamatan Praya Barat sebesar 10,17 persen atau 13.858 jiwa.

Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Pemkab Lombok Tengah menerapkan strategi “3 Pintu” dalam penanggulangan kemiskinan pada 2026. Strategi ini dirancang agar intervensi pemerintah lebih terarah dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pintu pertama diarahkan pada pengurangan beban pengeluaran masyarakat. Program yang dilakukan antara lain melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Ketenagakerjaan, bantuan pangan, pasar murah, hingga bantuan langsung tunai.

Pintu kedua difokuskan pada peningkatan pendapatan masyarakat melalui pelatihan kerja, pengembangan UMKM dan IKM, sektor peternakan dan perikanan, serta program padat karya.

Sementara pintu ketiga diarahkan untuk mengurangi kantong-kantong kemiskinan melalui perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan air minum dan sanitasi, serta peningkatan akses terhadap pendidikan.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok–Bank NTB Resmi Berkolaborasi, Hadirkan Dukungan Beasiswa

Strategi tersebut diharapkan tidak sekadar menurunkan angka kemiskinan secara statistik, tetapi juga mampu mengurangi beban hidup masyarakat, membuka peluang pendapatan baru, serta meningkatkan kualitas hunian dan akses terhadap pelayanan dasar.

Kepala BPS Lombok Tengah Muhammad Jupri Sardi menjelaskan bahwa salah satu indikator dalam melihat kondisi kemiskinan berkaitan dengan tingkat konsumsi masyarakat miskin yang diperoleh berdasarkan hasil survei di lapangan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah bersama Bapperida dalam mempercepat penanganan kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem.

Menurutnya, setiap program penanggulangan kemiskinan harus menggunakan indikator yang jelas dan terukur. Dengan demikian, intervensi pemerintah dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pemkab Lombok Tengah juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dunia usaha, lembaga pelayanan publik, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dengan kolaborasi dan strategi yang terukur, pemerintah optimistis target penurunan angka kemiskinan menjadi 10,30 persen pada 2026 dapat diwujudkan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah secara berkelanjutan.

#LombokTengah #Kemiskinan #PemkabLombokTengah #Nursiah #Pembangunan #NTB

Berita Terkait

Wamen Ekraf Apresiasi TERASI 2026, Jadi Ruang Kolaborasi 60 Ilustrator Lokal Indonesia
Transaksi Nyaris Rp200 Juta, BRI Nusa Dua Eco Market 2026 Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia
Dorong Kebijakan Berbasis Data,Pemkab Lombok Tengah Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Kementerian Ekraf Dukung Instalasi Kapal Pinisi Raksasa untuk Rayakan Kemerdekaan RI 2026
Ribuan Masyarakat Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB, Kehadiran Fatin Jadi Magnet, UMKM Ketiban Rezeki
Pemkab Lombok Tengah Lelang Puluhan Unit Eks Kendaraan Dinas Secara Online
Momentum Iduladha 1447 H,PDAM Lombok Tengah Tebar Kebahagiaan lewat 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:14

Tim Paskibraka Lombok Tengah 2026 Siap Tampil Maksimal pada HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:48

Poltekpar Lombok dan Universitas Hamzanwadi Perkuat Sinergi melalui MBKM dan Perpanjangan MoU

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:38

Dewan Pers Kecam Tindakan Merendahkan dan Menghalangi Kerja Jurnalistik

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:54

ITDC Perkuat Talenta Lokal dan UMKM Lewat Program Glorious Golo Mori

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:13

Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI, Libatkan Ribuan Siswa Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:28

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Pelayanan Publik Melalui Call Center 112, Siaga 24 Jam Layani Kondisi Darurat

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:09

Peminat Tembus 300 Persen, Poltekpar Lombok Perluas Kesempatan Kuliah bagi Putra-Putri NTB

Senin, 27 Juli 2026 - 09:01

Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Pelindungan Data Pribadi,Bangun Budaya Keamanan Informasi di Lingkungan Pemerintah

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Lombok Tengah Pimpin Apel HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agu 2026 - 02:47