ITDC Pertahankan Sertifikasi ISO 37001:2016,SMAP Perkuat Tata Kelola Bersih di Destinasi Wisata The Golo Mori

- Kontributor

Minggu, 2 Maret 2025 - 08:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas dengan mempertahankan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Tahun ini, ITDC berhasil memperluas cakupan sertifikasi hingga ke destinasi wisata The Golo Mori, Kab. Manggarai Barat, NTT, menegaskan upaya berkelanjutan dalam memastikan praktik bisnis yang terintegrasi di seluruh wilayah operasionalnya.

Sertifikasi ISO 37001:2016 merupakan standar internasional yang mengatur sistem manajemen untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan. Dengan diperluasnya lingkup sertifikasi ke The Golo Mori, ITDC semakin memperkuat implementasi sistem anti-penyuapan dalam pengelolaan destinasi wisata unggulan.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ITDC, Ahmad Fajar menyatakan, “Keberhasilan ITDC dalam mempertahankan sertifikasi ISO 37001:2016 sekaligus memperluas lingkupnya ke The Golo Mori, membuktikan komitmen kami dalam membangun ekosistem pariwisata yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik penyuapan. Kami akan terus meningkatkan penerapan tata kelola yang baik guna menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan terpercaya.”

Sertifikasi ini dilakukan oleh lembaga sertifikasi yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), untuk memastikan bahwa penerapan standar yang digunakan telah sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). ITDC menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk praktik penyuapan dan pelanggaran hukum, sebagai bagian dari komitmen dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan transparan.

ITDC memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berintegritas. Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam menciptakan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Untuk mewujudkan hal tersebut, ITDC telah menerapkan berbagai langkah strategis, antara lain penguatan sistem SMAP, reformasi proses kerja guna meningkatkan transparansi dan efisiensi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat budaya integritas dan akuntabilitas, serta memastikan setiap aktivitas bisnis berjalan sesuai dengan prinsip kepatuhan dan etika usaha yang tinggi.

Baca Juga :  Wabup Dr Nursiah Hadiri Paripurna DPRD Lombok Tengah

“Kami akan terus menjunjung tinggi prinsip integritas serta memastikan setiap aspek bisnis yang dijalankan sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG), Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Perusahaan, serta prinsip 4 NO’s: No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxuries Hospitality, ” imbuh Fajar

TDC berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) guna menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan berintegritas. Kami mengapresiasi dukungan PT Garuda Sertifikasi Indonesia serta dedikasi seluruh pegawai dalam memastikan kelancaran proses audit ini. “Dengan mitigasi risiko yang lebih baik dan peningkatan kesadaran akan kepatuhan, ITDC siap melangkah maju dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih dan berkelanjutan,” tutup Fajar.

Berita Terkait

ITDC Gandeng Investor Spanyol,Kembangkan Vila Premium di The Mandalika
Mandalika Racing Series 2026 Siap Digelar Lima Seri, Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional
ITDC Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Malam Anugerah Tri Hita Karana Tourism Awards 2026
MGPA Terima Penghargaan Pengakuan Kolaborasi dan Inovasi, Dinilai Berhasil Bangun Sport Tourism Inklusif di Mandalika
Mandalika International Festival 2025 Dorong Perputaran Ekonomi Miliaran Rupiah di Kawasan Mandalika
Kadis Pariwisata NTB Apresiasi Event MIF,Kantor Dinas Pariwisata Jadi Rumah Kolaborasi
Gubernur NTB Terima Sertifikat Internasional dari APIEM UK dan MIF,NTB Mantapkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Event
Kalender Event MGPA 2026 Resmi Diluncurkan,Mandalika Siap Hidupkan Motorsport dan Pariwisata Sepanjang Tahun

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:47

RS Mandalika Hadirkan X-Ray Stasioner Canggih, Layanan Rontgen Kini Lebih Lengkap

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:46

RSUD Praya Evaluasi Kinerja 2025, Direktur Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan di 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:49

Wabup Nursiah Resmikan Gedung UPT BLUD Puskesmas Muncan di Kopang

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:49

Dari Gizi ke Ekonomi : Lempot Stunting Jadi Senjata Baru Lombok Tengah Lawan Stunting

Senin, 5 Januari 2026 - 09:09

Awali 2026,Direktur RSUD Praya Tekankan Pelayanan Ramah dan Tanpa Diskriminasi

Senin, 5 Januari 2026 - 08:43

RS Mandalika Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Tasyakuran Gumi Paer Sekaroh,Gubernur NTB Resmikan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon

Senin, 24 November 2025 - 14:38

RSUD Praya Selangkah Lagi Naik Kelas,Gubernur Iqbal  Terbitkan Persetujuan Resmi

Sabtu, 22 November 2025 - 09:12

Bupati Pathul Jenguk Remaja Penderita Kanker Kulit, Pastikan Penanganan Medis Berjalan Optimal

Berita Terbaru