Ketikjari.com – Kejuaraan Judo Piala Bupati Lombok Tengah 2026 yang berlangsung di Gedung Kebudayaan Lombok Tengah pada 13–14 Juni 2026 berjalan sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari para atlet serta pecinta olahraga judo di Nusa Tenggara Barat.
Kejuaraan yang secara resmi dibuka oleh Bupati Lombok Tengah tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus sarana pembinaan atlet menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.
Pada akhir pertandingan, kontingen Kota Mataram berhasil keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 3 medali emas dan 2 medali perak. Sementara itu, tuan rumah Kabupaten Lombok Tengah menempati posisi kedua dengan raihan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 6 medali perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Posisi ketiga diraih oleh Kabupaten Lombok Barat, disusul Kabupaten Bima, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Utara.
Bupati Lombok Tengah,Lalu Pathul Bahri, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus diperbanyak guna mendorong perkembangan olahraga judo di daerah.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar akan semakin membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga.
Selain itu, selaku Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) NTB, Pathul Bahri juga mendorong seluruh pengurus cabang untuk terus melakukan sosialisasi dan pembinaan agar olahraga judo semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Bupati Dua periode ini juga mengajak para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lombok Tengah untuk ikut berperan aktif dalam pengembangan olahraga dengan terlibat sebagai pengurus cabang olahraga.
“Jangan hanya menjadi kepala dinas, tetapi juga ikut mengambil peran dalam membina dan mengembangkan cabang olahraga di Lombok Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengcab Judo Lombok Tengah,Lalu Abdussahid, mengatakan bahwa Kejuaraan Judo Piala Bupati Lombok Tengah merupakan ajang pemanasan sekaligus try out bagi para atlet sebelum menghadapi Porprov NTB 2026 yang akan digelar pada Juli mendatang.
Menurutnya, hasil yang diperoleh para atlet dalam kejuaraan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing daerah untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan persiapan menuju ajang olahraga terbesar di NTB tersebut.
“Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengukur kemampuan atlet sebelum tampil di Porprov. Dari sini kita bisa melihat kekurangan yang perlu diperbaiki sehingga saat Porprov nanti para atlet dapat tampil lebih maksimal,” katanya.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan prestasi olahraga judo di NTB sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.





















