Ketikjari.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait kondisi kesehatan dan kesulitan ekonomi yang dialami Ibu Murnah, warga Dusun Kumbak Dalem, Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara.
Melalui Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, tim gabungan yang terdiri dari SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pemerintah Desa Setiling, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Teratak turun langsung ke lokasi pada Selasa (2/6/2026) untuk melakukan asesmen sekaligus memberikan pendampingan kepada yang bersangkutan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, H. Masnun, S.Pd., M.Pd., mengatakan langkah cepat tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap warga yang menghadapi permasalahan sosial memperoleh perhatian dan penanganan yang tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hadirnya pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab untuk memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan hak dan layanan yang semestinya,” ujar Masnun.
Berdasarkan hasil asesmen lapangan, Ibu Murnah diketahui pernah tercatat sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, bantuan tersebut tidak lagi dapat diakses karena terkendala administrasi kependudukan. Yang bersangkutan belum memiliki KTP elektronik akibat kesulitan melakukan perekaman biometrik atau sidik jari, sehingga berdampak pada proses verifikasi data dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdukcapil Lombok Tengah segera memberikan pendampingan dan pelayanan administrasi kependudukan guna menyelesaikan dokumen yang diperlukan. Sementara itu, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Teratak melakukan pemeriksaan kesehatan serta penanganan awal terhadap kondisi yang dialami Ibu Murnah.
Masnun menjelaskan bahwa informasi mengenai kondisi Ibu Murnah baru diketahui setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, pemerintah desa, dan lingkungan sekitar dalam menyampaikan informasi terkait warga yang membutuhkan bantuan.
“Ketika informasi sampai kepada kami, pemerintah akan hadir dan bergerak. Kolaborasi antarinstansi serta dukungan masyarakat menjadi kunci agar persoalan sosial dapat segera ditangani dan tidak berlarut-larut,” katanya.






















