Ketikjari.com – Hari Perawat Internasional yang diperingati setiap tanggal 12 Mei menjadi momentum global untuk menghormati kontribusi luar biasa para perawat dalam layanan kesehatan.
Peringatan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, pengorbanan, dan kasih sayang para perawat dalam menyelamatkan nyawa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hari Perawat Internasional juga sarat dengan nilai-nilai penting. Tanggal 12 Mei dipilih untuk mengenang hari kelahiran Florence Nightingale, sosok yang dikenal sebagai pelopor keperawatan modern dan telah mengubah paradigma pelayanan keperawatan di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, setiap tahunnya International Council of Nurses (ICN) menetapkan tema khusus guna menyoroti berbagai tantangan dan tujuan profesi perawat. Peringatan ini juga menjadi wadah advokasi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan perawat, mulai dari lingkungan kerja yang aman, fasilitas yang memadai, hingga perlindungan terhadap hak-hak tenaga keperawatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Praya, dr. Mamang Bagiansyah, Sp.PD., mengatakan bahwa Hari Perawat Internasional menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi atas kerja keras, pengorbanan, dan ketangguhan para perawat yang senantiasa memberikan pelayanan kepada pasien tanpa mengenal waktu.
“Momentum Hari Perawat Internasional juga menjadi wahana introspeksi diri bagi para perawat, apakah selama ini telah menjalankan profesinya dengan baik atau belum. Kekurangan yang masih ada hendaknya menjadi pemicu untuk terus bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Mamang.
Atas nama Direksi dan seluruh Civitas Hospitalia RSUD Praya, Mamang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perawat yang telah mengabdikan diri untuk kemanusiaan.
“Menjadi perawat bukanlah sekadar profesi, melainkan panggilan hati,” kata Mamang yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh perawat yang telah memberikan lebih dari sekadar pengobatan, tetapi juga senyuman, semangat, dan kekuatan bagi para pasien.
“Selamat Hari Perawat Internasional 2026 dari RSUD Praya. Perawat adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang selalu hadir memberikan harapan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.






















