Setelah 52 Tahun,ITDC Mulai Rejuvenasi Kawasan The Nusa Dua, Hadirkan Wajah Baru Destinasi Kelas Dunia

- Kontributor

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Kawasan pariwisata The Nusa Dua resmi memasuki babak baru pengembangannya. Setelah lebih dari lima dekade sejak pertama kali dikembangkan pada 1973, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) melaksanakan Kick-off Proyek Rejuvenasi Kawasan The Nusa Dua pada Rabu (28/1/2026).

Proyek ini menjadi tonggak transformasi terbesar dalam sejarah The Nusa Dua, dengan tujuan menghadirkan kawasan yang lebih modern, nyaman, dan berkelanjutan, tanpa meninggalkan nilai budaya serta kearifan lokal Bali.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa rejuvenasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menjaga daya saing The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata unggulan kelas dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transformasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan langkah menyeluruh untuk meningkatkan kualitas tata ruang, fasilitas publik, kenyamanan pengunjung, serta keberlanjutan lingkungan kawasan. Kami ingin The Nusa Dua tampil lebih tertata, adaptif, dan tetap berakar pada budaya Bali,” ujarnya.

Dalam program peremajaan ini, ITDC melakukan peningkatan infrastruktur secara menyeluruh. Salah satunya melalui overlay jalan sepanjang 3,7 kilometer guna mendukung kelancaran aktivitas pariwisata dan operasional kawasan. Selain itu, jalur pedestrian sepanjang 7,5 kilometer turut diremajakan dengan penataan sistem pencahayaan, khususnya di titik-titik yang sebelumnya belum mendapat penerangan optimal, sehingga lebih aman dan ramah bagi wisatawan, terutama pada malam hari.

Penataan akses menuju Peninsula Island juga menjadi bagian dari program ini, termasuk pengembangan fasilitas pengelolaan sampah berbasis Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) seluas hingga 5.000 meter persegi. Fasilitas tersebut dirancang untuk memperkuat sistem manajemen lingkungan yang modern dan berkelanjutan di kawasan The Nusa Dua.

Baca Juga :  BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Peninsula Island dipilih sebagai titik awal pelaksanaan rejuvenasi karena perannya sebagai ruang publik sekaligus etalase utama kawasan. Pada tahap pertama, ITDC menata ulang panggung kegiatan event, memperbaiki akses menuju Water Blow, serta membangun area wedding guna memperkaya daya tarik wisata premium.

Tak hanya itu, Pulau Nusa Dharma yang selama ini dikenal sebagai kawasan hijau dan tenang juga disiapkan sebagai wellness island. Di pulau ini akan dikembangkan berbagai fasilitas kebugaran dan kesehatan, seperti yoga, meditasi, dan aktivitas penunjang gaya hidup sehat lainnya.

Baca Juga :  Lombok Tengah Siap Sukseskan Jambore Cabang XV Pramuka 2025 di Bumi Perkemahan DAM Pengga

ITDC menilai proyek rejuvenasi ini sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan desa adat. Prosesi adat Ngeruak yang digelar dalam kegiatan kick-off menjadi simbol keterlibatan nilai-nilai tradisi Bali dalam setiap tahapan pembangunan.

“Kami memastikan seluruh proses rejuvenasi mengikuti masterplan kawasan dan didasarkan pada kajian dampak lingkungan, termasuk penerapan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL). Harmoni dengan masyarakat, adat, dan lingkungan tetap menjadi prinsip utama,” kata Ahmad Fajar.

Proyek peremajaan Kawasan The Nusa Dua direncanakan berlangsung secara bertahap selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028. Melalui pembaruan berkelanjutan ini, ITDC berharap The Nusa Dua terus menjadi kebanggaan Indonesia, destinasi unggulan Bali, serta ruang publik premium yang memberikan manfaat nyata bagi wisatawan, komunitas lokal, dan perekonomian daerah.

Berita Terkait

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Masuk 79 Besar BUMN Terbaik dalam Danantara CX-100
ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent
Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta
Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan
BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:47

Bupati Lombok Tengah Pimpin Apel HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:08

Lombok Tengah Siap Pertahankan Juara Umum, Bupati Lepas 56 Peserta Kafilah MTQ XXXI NTB 2026

Senin, 13 April 2026 - 23:40

Bupati Pathul Raih TOP Pembina BUMD Award 2026,PDAM Tirta Ardhia Rinjani Juga Borong Penghargaan

Kamis, 9 April 2026 - 00:53

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri Buka Musrenbang RKPD 2027

Senin, 16 Maret 2026 - 09:08

Sembilan Pejabat Eselon II Dimutasi,Bupati Pathul Tegaskan Berbasis Manajemen Talenta

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:06

Pemerintah Luncurkan Logo Imlek Nasional 2026,Simbol Harmoni dalam Keberagaman

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:28

Bupati Pathul Lakukan Rotasi Jabatan,Enam Pejabat Eselon II Berganti

Sabtu, 15 November 2025 - 08:08

Lombok Tengah Jadi Tuan Rumah Upacara Puncak HUT ke-67 NTB

Berita Terbaru