Ketikjari.com – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan bandara.
Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendorong transportasi ramah lingkungan di NTB.
Peresmian SPKLU yang mengusung tema “Empowering a Greener Airport” tersebut berlangsung di area parkir timur roda empat BIZAM, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB Lalu M. Faozal, Kepala Dinas Perhubungan NTB Ervan Anwar, Kepala Dinas ESDM NTB Samsudin, General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti, serta General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
SPKLU yang dioperasikan terdiri dari satu unit pengisian daya berkapasitas 60 kW dan satu unit pengisian daya berkapasitas 30 kW. Fasilitas ini diharapkan memudahkan masyarakat, pengguna jasa bandara, maupun pelaku usaha transportasi dalam mengakses layanan pengisian daya kendaraan listrik.
General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan bahwa kehadiran SPKLU merupakan bagian dari transformasi layanan bandara yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem mobilitas masa depan. Kehadiran SPKLU ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menyediakan fasilitas yang semakin lengkap bagi pengguna jasa sekaligus mendukung program pemerintah dalam percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai,” ujar Aidhil.
Menurutnya, sinergi antara BIZAM dan PLN menjadi langkah strategis dalam menghadirkan fasilitas yang mendukung penggunaan kendaraan listrik di NTB.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa pembangunan SPKLU di BIZAM merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memperluas infrastruktur kendaraan listrik di lokasi-lokasi strategis.
“Kolaborasi antara PLN UIW NTB dan BIZAM ini sejalan dengan komitmen kami dalam mendukung target program Go Green dan keberlanjutan Pemerintah Provinsi NTB yang berorientasi pada pencapaian Net Zero Emission (NZE) tahun 2050,” jelas Heny.
Keberadaan SPKLU di BIZAM diharapkan semakin memperkuat peran bandara sebagai simpul transportasi modern yang tidak hanya menghubungkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung transformasi menuju ekosistem transportasi berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.
Selain meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa, fasilitas ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik serta mendukung target pengurangan emisi karbon di daerah.
“Dengan hadirnya SPKLU di BIZAM, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah untuk menggunakan kendaraan listrik, sekaligus mempercepat terwujudnya transportasi hijau di NTB,” tutupnya.





















