Ketikjari.com– Pelaksanaan registrasi peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 resmi dimulai pada Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lobi Kantor Bupati Lombok Tengah ini diikuti seluruh kafilah dari 10 kabupaten/kota se-NTB sebagai tahapan awal sebelum mengikuti perlombaan.
Pada proses registrasi tersebut, seluruh peserta dari berbagai cabang dan golongan lomba menjalani verifikasi data sebagai syarat mengikuti MTQ. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, tahun ini registrasi dilakukan secara digital melalui aplikasi e-MTQ yang dikembangkan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Pusat dan didukung oleh LPTQ Provinsi NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penerapan aplikasi e-MTQ menjadi terobosan baru dalam penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi di NTB. Sistem ini dirancang untuk mempermudah proses pendataan, verifikasi, hingga pengelolaan administrasi peserta secara lebih cepat, akurat, dan transparan.
Meski baru pertama kali diterapkan, proses registrasi berbasis digital tersebut berjalan lancar. Seluruh kafilah berhasil menyelesaikan tahapan pendaftaran dan verifikasi tanpa kendala berarti.
Kesuksesan pelaksanaan registrasi juga didukung oleh Tim Teknologi Informasi (IT) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah yang terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.
Tim Diskominfo menyediakan infrastruktur jaringan internet sekaligus memberikan pendampingan teknis kepada operator dan kafilah dalam proses penginputan serta validasi data peserta melalui aplikasi e-MTQ.
Salah satu anggota Tim IT, Ayu, menyampaikan bahwa digitalisasi registrasi merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ di era modern.
“Kehadiran sistem digital ini menjadi langkah maju dalam modernisasi pelaksanaan MTQ di NTB. Selain mempercepat proses registrasi, sistem ini juga meminimalkan potensi kesalahan administrasi karena seluruh data peserta terintegrasi secara elektronik,” ujarnya.
Pelaksanaan registrasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan tata kelola kegiatan MTQ yang lebih profesional dan berbasis teknologi. Dengan sistem yang terintegrasi, panitia dapat melakukan pengelolaan data peserta secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan transparansi dalam proses administrasi.
Adapun jumlah peserta yang tergabung dalam kafilah masing-masing daerah adalah sebagai berikut:
Kabupaten Bima: 86 peserta
Kota Bima: 85 peserta
Kabupaten Dompu: 75 peserta
Kabupaten Sumbawa: 80 peserta
Kabupaten Sumbawa Barat: 105 peserta
Kabupaten Lombok Timur: 90 peserta
Kabupaten Lombok Tengah: 93 peserta
Kabupaten Lombok Barat: 80 peserta
Kabupaten Lombok Utara: 78 peserta
Kota Mataram: 87 peserta
Dengan dimulainya registrasi dan verifikasi peserta, pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026 di Kabupaten Lombok Tengah kini memasuki tahapan penting menuju pembukaan resmi.
Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana kompetisi syiar Islam, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan generasi Qurani di Nusa Tenggara Barat.





















