Ketikjari.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional 2026 untuk memperkuat komitmennya dalam membangun generasi sehat melalui program Generasi Sehat Golo Mori yang melibatkan 100 siswa sekolah dasar di Desa Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Program yang mengusung tema “Menjaga Kesehatan, Menumbuhkan Harapan” ini menjadi bagian dari upaya ITDC menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan The Golo Mori melalui peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus.
Kegiatan yang berlangsung di Golo Mori Convention Center (GMCC) tersebut menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan promotif, mulai dari senam bersama, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), skrining kesehatan dasar, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, hingga pembagian Healthy Kids Kit serta sertifikat partisipasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Paket Healthy Kids Kit berisi perlengkapan kebersihan diri, camilan bergizi, tumbler, media mewarnai, dan Kartu Tantangan 30 Hari PHBS yang dirancang untuk mendorong anak-anak membangun kebiasaan hidup sehat bersama keluarga di rumah.
General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, menegaskan bahwa pembangunan destinasi pariwisata tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan daya saing kawasan, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
“Melalui Generasi Sehat Golo Mori, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih sehat, lebih percaya diri, dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Puskesmas Golo Mori yang telah meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan RI serta dukungan RSU Siloam Labuan Bajo yang menghadirkan dokter untuk memberikan edukasi kesehatan secara interaktif kepada para peserta.
Vice President Destination Management ITDC, Nurhadi Nugraha, mengatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Menurutnya, Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan memperoleh akses terhadap edukasi kesehatan yang berkualitas. Karena itu, kolaborasi antara ITDC, fasilitas kesehatan, sekolah, dan orang tua perlu terus diperkuat guna membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak dini.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Golo Mori, Rosmaladewi, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama ITDC dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi anak-anak di desa tersebut.
“Program seperti Generasi Sehat Golo Mori menjadi bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam meningkatkan kesadaran anak-anak dan orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi PHBS dan gizi seimbang, serta dukungan berbagai pihak, kami berharap anak-anak dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat secara konsisten sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan berkualitas,” katanya.
Dalam program ini, ITDC berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi awal dari gerakan bersama untuk membangun generasi yang lebih sehat, tangguh, dan siap menyongsong masa depan.
Program tersebut juga mempertegas komitmen ITDC dalam menciptakan shared value, di mana pengembangan destinasi pariwisata berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan.





















