Menghadirkan Harapan untuk Bumi: Rangkaian Acara World Water Forum Digelar di Kawasan The Nusa Dua

- Kontributor

Selasa, 7 Mei 2024 - 20:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Menyongsong keberlanjutan dan harapan bagi masa depan bumi, rangkaian acara World Water Forum ke-10 tahun 2024 akan diselenggarakan di kawasan The Nusa Dua, Bali.

Dengan tujuan memperkuat kesadaran global akan pentingnya sumber daya air dan mempromosikan aksi konkret dalam mengatasi tantangan air, forum ini akan diadakan di dua venue Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di kawasan The Nusa Dua pada tanggal 18-25 Mei 2024.


Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali akan menjadi lokasi High Level Meeting pada 20-21 Mei 2024. Acara ini akan dilanjutkan dengan interface meetings bersama penanggung jawab proses politik, tematik, dan regional serta pertemuan bilateral beberapa kepala negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Nusa Dua Hall, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), juga akan menjadi lokasi Opening Fair and Expo. Fair and Expo akan diselenggarakan di beberapa lokasi seperti BNDCC, BICC, Bali Collection Nusa Dua dan Pantai Kuta pada 20- 25 Mei 2024.


Salah satu sorotan yang tak kalah menarik adalah kegiatan Pawai Budaya “Samudra Cipta Peradaban”, yang berlangsung di area kawasan The Nusa Dua tanggal 20 Mei 2024, pada pukul 17.00 – 18.00 Wita. Pawai budaya ini akan menampilkan berbagai atraksi seni budaya yang akan mempesona para delegasi dan menambahkan sentuhan lokal pada acara tersebut.

Baca Juga :  Kementerian PU Tinjau Rencana Pembangunan Asrama Poltekpar Lombok Tahun 2027


General Manager The Nusa Dua I Made Agus Dwiatmika menyatakan, ”Selaku pengelola kawasan The Nusa Dua, kami bersiap dengan melakukan maintenance kawasan guna memastikan kesiapan pelayanan, infrastruktur serta sistem pengamanan kawasan terintegrasi dalam kondisi prima. Selain itu, hingga saat ini, 10 hotel di kawasan The Nusa Dua telah terkonfirmasi sebagai lokasi menginap bagi kepala negara dan para delegasi World Water Forum, diantaranya 7 hotel untuk tamu VVIP dan 3 hotel untuk tamu VIP dan para delegasi. Seluruh hotel yang terkonfirmasi ini, tengah bersiap baik dari sisi fasilitas maupun sistem pengamanan berupa x-ray dan secdoor.”


Command Center The Nusa Dua, sebagai pusat kendali keamanan, menawarkan fasilitas modern untuk memastikan keamanan dan koordinasi yang efisien selama penyelenggaraan World Water Forum ke-10 tahun 2024 di The Nusa Dua. Fasilitas Command Center dilengkapi dengan CCTV terintegrasi, TV Monitor, Radio Komunikasi Terintegrasi, Link Sistem Informasi dengan BMKG dan BNPB (Alert System Tsunami, Gempa Bumi dan cuaca ekstrim) serta satuan pengamanan ITDC yang diperkuat dengan K9, unit Fire Brigade dan patroli kawasan,” imbuh Made Agus.

Baca Juga :  Lombok Tengah Siap Sukseskan Jambore Cabang XV Pramuka 2025 di Bumi Perkemahan DAM Pengga


“Kami senang telah terpilih menjadi tuan rumah untuk World Water Forum ke-10 tahun 2024, dan kami siap menyambut para peserta dari seluruh dunia. Melalui kerjasama dan inovasi, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masa depan bumi. Dengan persiapan yang matang dan semangat kolaborasi yang tinggi, World Water Forum ke-10 tahun 2024 di The Nusa Dua, siap untuk menjadi landasan bagi perubahan yang berkelanjutan menuju masa depan yang lebih baik bagi bumi kita,”. tutup Made Agus.


Untuk diketahui, World Water Forum pertama kali digelar pada 1997 di Marrakesh, Maroko, sebagai tuan rumah dan World Water Council (WWC) selaku co-host. Pertemuan selanjutnya kemudian dilakukan setiap 3 tahun sekali dengan mengundang peserta dari berbagai sektor, baik pemerintahan, akademisi, NGO, swasta maupun water communities lainnya.

Kemudian berturut-turut World Water Forum digelar di Den Haag, Belanda pada 2000, Jepang pada 2003, Meksiko 2006. Menyusul adalah Istanbul, Turki menjadi tuan rumah pada 2009, Marseille. Perancis pada 2012, Korea Selatan 2015, Brazil 2018, dan Senegal pada 2022.

Berita Terkait

Mandalika Street Food Festival 2026 Hadirkan Kuliner Legendaris Lombok dan Dukung UMKM Lokal
Politeknik Pariwisata Lombok Terima Kunjungan Bappenas Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi dalam RKP 2027
Trafik Bandara Lombok Tumbuh Positif pada Semester I 2026, Layani Hampir 1,3 Juta Penumpang
Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Pastry dan Bakery untuk Perempuan di Desa Puyung
Bank BPD Bali Culture Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta, Perkuat Sport Tourism Bali
ITDC Hadirkan Program “Liburan Nyaman Penuh Makna”, Ciptakan Destinasi Ramah Keluarga
Poltekpar Lombok Lepas Mahasiswa PKN 2026, Siapkan Generasi Pariwisata Profesional dan Berdaya Saing
ITDC Genjot Penataan Kawasan,Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34

Mandalika Street Food Festival 2026 Hadirkan Kuliner Legendaris Lombok dan Dukung UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:38

Politeknik Pariwisata Lombok Terima Kunjungan Bappenas Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi dalam RKP 2027

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:21

Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Pastry dan Bakery untuk Perempuan di Desa Puyung

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:02

Bank BPD Bali Culture Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta, Perkuat Sport Tourism Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:00

ITDC Hadirkan Program “Liburan Nyaman Penuh Makna”, Ciptakan Destinasi Ramah Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:27

Poltekpar Lombok Lepas Mahasiswa PKN 2026, Siapkan Generasi Pariwisata Profesional dan Berdaya Saing

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:20

ITDC Genjot Penataan Kawasan,Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Berita Terbaru