Ketikjari.com – Politeknik Pariwisata Lombok menerima kunjungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dalam rangka peninjauan lapangan rencana pembangunan Gedung Asrama Putra dan Putri yang direncanakan direalisasikan pada tahun 2027.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan vokasi di sektor pariwisata. Peninjauan meliputi kesiapan lahan, aspek teknis pembangunan, serta kesesuaian perencanaan guna memastikan proyek berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pengembangan fasilitas asrama ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan hunian yang nyaman dan kondusif bagi mahasiswa, sekaligus mendukung proses pembelajaran yang lebih terintegrasi. Keberadaan asrama yang representatif juga menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta daya saing lulusan di dunia kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom dalam keterangan resminya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
“Peninjauan ini menjadi langkah penting dalam percepatan pengembangan fasilitas kampus, khususnya penyediaan asrama yang layak dan modern bagi mahasiswa. Kami optimistis, dengan dukungan Kementerian PU, pembangunan ini dapat terealisasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Poltekpar Lombok,” ujarnya.
Dr Ali menambahkan, pembangunan asrama tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan karakter mahasiswa.
“Melalui fasilitas yang memadai, kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang lebih disiplin, produktif, dan berdaya saing, sehingga lulusan Poltekpar Lombok mampu menjawab kebutuhan industri pariwisata, baik di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.
Dengan sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan, Poltekpar Lombok terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan industri.
Pembangunan asrama ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan kampus pariwisata berkelas dunia di kawasan timur Indonesia.





















