Mandalika Child Learning Center Harapan dan Pendidikan bagi Anak-Anak di Mandalika

- Kontributor

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali membuka program Mandalika Child Learning Center (CLC) pada Sabtu, (11/5) , sebagai inisiatif edukatif oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia, lembaga pembangunan non-pemerintah yang bekerja berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pemenuhan hak anak dalam bentuk sarana belajar ramah anak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Program ini merupakan komitmen ITDC melalui TJSL untuk meningkatkan pendidikan bagi pedagang asongan anak-anak di area Bazaar Mandalika dan Kuta Beach Park. Program diawali dengan penilaian calon peserta dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan pedagang asongan anak-anak. FGD ini diinisiasi oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) berkolaborasi dengan Relawan Sahabat Anak Mataram sebagai fasilitator. Sebelumnya, Mandalika CLC telah dibuka pada 12 Oktober 2023.

General Manager The Mandalika Wahyu M. Nugroho, “Mandalika Child Learning Center bertujuan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang ramah anak di KEK Mandalika dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan hak anak terhadap pendidikan. Ini adalah upaya agar anak-anak tidak hanya fokus pada perdagangan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.”

Program Mandalika CLC menawarkan berbagai fasilitas, termasuk buku-buku, permainan edukatif, serta ruang belajar dan bermain secara gratis. Rata-rata, 15 hingga 20 anak berkunjung ke Mandalika CLC setiap harinya, mulai dari usia TK hingga SD. Anak-anak ini sebagian besar berasal dari desa-desa penyangga sekitar Mandalika dan juga pedagang asongan anak-anak.

Setiap hari Rabu, Sabtu, dan Minggu, Mandalika CLC mengadakan kelas bahasa Inggris gratis yang diajar oleh Ibu Susi, seorang guru bahasa Inggris dari SMKN 3 Pujut yang berasal dari Dusun Gerupuk, Desa Sengkol. Ibu Susi, dengan semangat voluntarismenya, berperan besar dalam mengajar anak-anak di Mandalika CLC.

“Pada bulan Juni mendatang, Mandalika CLC berencana menambah kelas gratis, meskipun jadwal pasti masih menunggu ketersediaan waktu dari para volunteer pengajar. Selain itu, beberapa NGO lokal yang akan terlibat sebagai volunteer pengajar antara lain Saras Alus, Gawah Bonga Foundation, Eco School Nusantara, Bekebon by Bakti Boemi, dan Pelita Lombok Foundation. Materi yang akan diajarkan mencakup bahasa Prancis, ekoliterasi, kreativitas keterampilan hidup, dan perlindungan anak.” Lanjut Wahyu.

Baca Juga :  Kapolres Lombok Tengah Berbagi Makanan dengan Para Tahanan

Mandalika CLC dibuka setiap hari, kecuali hari Senin, dari pukul 14.00 hingga 17.00 WITA. Ini memberikan kesempatan yang cukup luas bagi anak-anak untuk memanfaatkan fasilitas dan mengikuti program-program yang disediakan.

“Dengan adanya Mandalika CLC, anak-anak di kawasan Mandalika kini memiliki akses ke fasilitas pendidikan yang mendukung tumbuh kembang mereka. Program ini tidak hanya memberikan sarana belajar, tetapi juga mengajarkan nilai pentingnya pendidikan dalam kehidupan mereka. Harapannya, Mandalika CLC ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dan masyarakat di sekitar The Mandalika.” Tutup Wahyu.

Berita Terkait

Poltekpar Lombok Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Sade
Poltekpar Lombok Perkuat Satgas Pariwisata,Siap Dukung Pemulihan Desa Adat Sade
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
Balai Bahasa NTB Sambangi Poltekpar Lombok,Perkuat Jejaring dan Sinergi Kelembagaan
Diskominfo Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan BSSN dalam Pengamanan Ruang Siber
Poltekpar Lombok dan BSI Praya Jajaki Kolaborasi Strategis, Fokus Literasi Keuangan hingga Beasiswa
Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak di NTT

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03

Bupati Pathul Bahri Tinjau Dapur Umum Korban Kebakaran di Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:28

BAZNAS Lombok Tengah Kembali Hadir Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:41

Pemkab Lombok Tengah Targetkan Angka Kemiskinan Turun Menjadi 10,30 Persen pada 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:19

Wamen Ekraf Apresiasi TERASI 2026, Jadi Ruang Kolaborasi 60 Ilustrator Lokal Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:26

Transaksi Nyaris Rp200 Juta, BRI Nusa Dua Eco Market 2026 Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:40

Dorong Kebijakan Berbasis Data,Pemkab Lombok Tengah Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:48

Kementerian Ekraf Dukung Instalasi Kapal Pinisi Raksasa untuk Rayakan Kemerdekaan RI 2026

Berita Terbaru