Heliport The Golo Mori Siap Beroperasi,Akses Wisata Premium dan MICE di Labuan Bajo Makin Kuat

- Kontributor

Senin, 14 September 2026 - 09:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com  — PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat konektivitas dan kesiapan infrastruktur kawasan The Golo Mori sebagai Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penyelesaian pembangunan dan pemenuhan kesiapan operasional heliport The Golo Mori yang kini telah siap beroperasi setelah seluruh tahapan pemenuhan fasilitas dan perizinan operasional yang dipersyaratkan diselesaikan.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur kawasan untuk memperkuat aksesibilitas menuju The Golo Mori, khususnya bagi wisatawan premium, tamu VIP, pelaku bisnis, serta peserta dan penyelenggara kegiatan MICE.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto, mengatakan kesiapan heliport menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat infrastruktur pendukung The Golo Mori seiring berkembangnya aktivitas pariwisata dan MICE di kawasan.

Dengan selesainya seluruh tahapan kesiapan fasilitas dan perizinan, heliport The Golo Mori siap mendukung kebutuhan konektivitas kawasan. Kehadiran fasilitas ini memberikan alternatif akses menuju The Golo Mori, terutama bagi wisatawan premium, tamu VIP, pelaku bisnis, serta peserta kegiatan MICE yang membutuhkan akses yang lebih fleksibel,” ujar Aji.

The Golo Mori terus berkembang sebagai kawasan pariwisata yang mengintegrasikan fasilitas MICE dan pengalaman wisata dalam satu kawasan. Golo Mori Convention Center (GMCC) menjadi fasilitas utama yang mendukung berbagai kegiatan, mulai dari meeting, incentive, conference, exhibition, corporate gathering, incentive trip, hingga event nasional dan internasional.

Pertumbuhan aktivitas kawasan tersebut tercermin dari jumlah kunjungan. Pada semester I 2026, The Golo Mori mencatat sebanyak 13.610 kunjungan, yang menunjukkan semakin berkembangnya minat terhadap kawasan sebagai salah satu destinasi MICE dan pariwisata di Labuan Bajo.

Baca Juga :  Parade Riders Sukses Bawa Indonesia ke Mata Dunia

The Golo Mori yang berjarak sekitar 45 menit dari pusat Labuan Bajo kini memiliki alternatif akses melalui jalur udara dengan tersedianya fasilitas heliport.

Heliport ini bukan hanya fasilitas pendukung transportasi, tetapi juga bagian dari upaya kami membangun ekosistem destinasi yang semakin terintegrasi. Bagi kegiatan MICE, keberadaan akses udara dapat memberikan fleksibilitas bagi peserta dan tamu tertentu. Sementara bagi wisatawan premium, fasilitas ini dapat memperkaya pilihan perjalanan dan pengalaman selama berada di Labuan Bajo,” jelas Aji.

Heliport The Golo Mori dibangun dengan ukuran 24 x 24 meter dan mampu melayani helikopter dengan kapasitas dan beban maksimal hingga 12.000 kilogram.

Fasilitas tersebut dilengkapi berbagai sarana pendukung operasional dan keselamatan, antara lain lampu navigasi, sistem komunikasi udara, peralatan cuaca, perangkat pemadam kebakaran, serta fasilitas keselamatan lainnya.

Kesiapan heliport juga membuka peluang pengembangan pengalaman wisata udara di Labuan Bajo. Dengan karakter destinasi yang memiliki lanskap perbukitan, laut, dan gugusan pulau, layanan penerbangan helikopter berpotensi menjadi salah satu pilihan wisata yang memberikan perspektif berbeda terhadap keindahan kawasan.

Untuk mendukung pengembangan layanan tersebut, ITDC melalui The Golo Mori membuka peluang kolaborasi dengan operator dan penyedia layanan penerbangan helikopter, baik untuk kebutuhan charter, joy flight, scenic flight, maupun layanan pendukung kegiatan MICE dan pariwisata premium.

Kami melihat potensi pengembangan wisata udara di Labuan Bajo cukup besar. Ke depan, kami terbuka untuk berkolaborasi dengan mitra operator yang dapat menghadirkan layanan yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan karakter destinasi serta kebutuhan pasar,” kata Aji.

Bagi kegiatan MICE, keberadaan heliport memberikan tambahan fasilitas pendukung bagi penyelenggara dan peserta kegiatan, khususnya untuk kebutuhan mobilitas tamu tertentu. Sementara bagi wisatawan premium, fasilitas tersebut membuka peluang hadirnya pilihan pengalaman perjalanan yang lebih eksklusif dan personal.

Baca Juga :  Munas VI ASTINDO Resmi Digelar di Labuan Bajo,The Golo Mori Jadi Sorotan Industri Pariwisata Nasional

Penguatan fasilitas konektivitas tersebut juga sejalan dengan perkembangan aktivitas MICE di The Golo Mori. Selain mencatat pertumbuhan kunjungan, kawasan ini menunjukkan potensi aktivitas MICE yang semakin kuat, tercermin dari rata-rata belanja MICE per orang yang telah mencapai hampir tiga kali lipat dari target perusahaan.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa The Golo Mori memiliki ruang pengembangan yang besar untuk terus mengembangkan ekosistem bisnis pariwisata premium di Labuan Bajo. Dalam konteks tersebut, kesiapan infrastruktur pendukung seperti heliport menjadi bagian dari upaya ITDC memperkuat daya saing kawasan.

Pertumbuhan aktivitas dan potensi MICE di The Golo Mori menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki ruang pengembangan yang besar. Karena itu, kami terus melengkapi kawasan dengan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang dapat menjawab kebutuhan pasar, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung,” tambah Aji.

Selain mendukung aktivitas komersial dan pariwisata, Heliport The Golo Mori juga dipersiapkan untuk kebutuhan akses cepat dalam kondisi tertentu, termasuk dukungan operasional darurat maupun kebutuhan logistik kawasan.

ITDC memastikan pengembangan fasilitas The Golo Mori tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan maupun operasional kawasan.

Dengan kesiapan heliport tersebut, The Golo Mori kian memperkuat ekosistem pariwisata premium dan MICE di Labuan Bajo. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya menambah alternatif akses menuju kawasan, tetapi juga membuka peluang pengembangan layanan wisata udara, memperkaya pengalaman pengunjung, serta memperkuat daya saing The Golo Mori sebagai Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination di Indonesia Timur.

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-2 InJourney Airports, BIZAM Berbagi Kepedulian kepada Masyarakat Lingkar Bandara
ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Direktur Poltekpar Lombok Raih Anugerah Duta Halal, Perkuat Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim di NTB
ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai
Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade
Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade
Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:23

DPRD Lombok Tengah Bahas Dua Ranperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Aset Daerah dan Sistem Penanggulangan Kebakaran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:07

DPRD Lombok Tengah Sepakati Arah Kebijakan APBD 2027 dan Perubahan APBD 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:28

Banggar Minta Tambahan Waktu Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Lombok Tengah Fokus Kawal Arah Anggaran Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:00

Jelang Paripurna, Banggar DPRD Lombok Tengah Tuntaskan Pembahasan APBD 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:12

Komisi IV DPRD Lombok Tengah Bedah KUA-PPAS 2027, Fokus Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50

Komisi I DPRD Bahas KUA-PPAS APBD 2027 Bersama OPD

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:00

DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025,Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terbaru