Ketikjari.com – Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi saksi dari persaingan ketat para pebalap terbaik Asia dalam gelaran Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025.
Empat kelas balapan – UB150, AP250, Supersports 600 (SS600), dan Asia Superbike 1000 (ASB1000) menghadirkan drama menegangkan sejak awal hingga akhir lomba, dengan dominasi kuat pembalap Indonesia di beberapa kelas utama.
Indonesia sapu bersih podium ARRC kelas Supersport 600cc, Sabtu (30/8/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di kelas UB150, pertarungan berlangsung super ketat dengan jarak waktu antarpebalap hanya hitungan milidetik. Dimas Juli Atmoko (Racetech Sixty Racing) sukses meraih kemenangan setelah menyelesaikan 8 lap dengan waktu 15 menit 34,548 detik.
Rekan senegaranya, Husni Zainul Fuadzy (Ziear LFN HP969 MCR RBT 34), hanya terpaut 0,080 detik di posisi kedua, sementara Fahmi Basam (Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing Team) menutup podium dengan selisih 0,119 detik dari pemenang.
Ketatnya persaingan kelas Underbone 150cc ARRC seri ke-4 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (30/8/2025)
Dominasi Indonesia makin terlihat karena tujuh dari sepuluh besar ditempati rider tanah air. Meski begitu, pebalap Malaysia dan Filipina tetap memberi perlawanan, seperti Ahmad Afif Amran (Malaysia) di posisi kelima dan John Emerson Inguito (Filipina) di posisi kesembilan.
Hasil Race 1 kelas Underbone 150 ARRC di Sirkuit Mandalia, Sabtu (30/8/2025).
Kelas AP250 menghadirkan kejutan luar biasa dengan kemenangan gemilang Fadillah Arbi Aditama (Astra Honda Racing Team). Pebalap muda Indonesia itu tampil konsisten dan menuntaskan balapan 10 lap dengan catatan waktu 17 menit 53,902 detik.
Di belakangnya, pebalap Malaysia Mohamad Danial Syahmi Ahmad Shahril (UMA Racing Yamaha Maju Motor Asia Team) menempel ketat dengan gap hanya 0,784 detik. Sementara podium ketiga diraih Krittapat Keankum (Thailand) yang finish dengan selisih 0,859 detik.
Fadillah Arbi Aditama (Astra Honda Racing Team) memimpin di barisan depan kelas Asia Production 250cc. Fadillah Arbi Aditama memenangi Race 1, Sabtu (30/8/2025).
Menariknya, meski Arbi keluar sebagai juara, catatan waktu lap tercepat justru diraih oleh Danial Syahmi dengan 1:46,093. Ini menunjukkan persaingan kelas AP250 masih sangat terbuka menuju Race 2 besok (31/8/2025).
Kebanggaan tersendiri hadir di kelas Supersports 600 (SS600), di mana Indonesia berhasil menyapu bersih podium. Mohammad Adenanta Putra (Astra Honda Racing Team) keluar sebagai juara dengan waktu 19 menit 47,821 detik.
Persaingan ketat kelas Supersport 600cc ARRC seri ke-4 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (30/8/2025).
Ia diikuti oleh duet Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho di posisi kedua (selisih hanya 0,143 detik) dan Muhammad Faerozi Toreqottullah di posisi ketiga. Pertarungan di barisan depan berlangsung dramatis dengan jarak antar rider hanya beberapa ratus milidetik.
Meski begitu, dominasi ini mendapat tekanan dari pebalap Thailand, Thanat Laoongplio, yang mencetak fastest lap 1:37,836. Artinya, Race 2 diprediksi akan lebih sengit dengan ancaman serius dari Honda Racing Thailand.
Di kelas bergengsi Asia Superbike 1000 (ASB1000), bintang Malaysia Hafizh Syahrin Abdullah (JDT Racing Team) tampil luar biasa. Mengendarai Ducati Panigale V4R, Hafizh menyelesaikan 13 lap dengan catatan waktu 20 menit 48,234 detik.
Podium kedua diraih pebalap Thailand Nakarin Atiratphuvapat (Honda Racing Thailand), disusul oleh kompatriot Hafizh, Muhammad Zaqhwan Zaidi (Idemitsu Honda Racing Malaysia), yang finis ketiga.
Pembalap kelas Asia Superbike 1000 cc bermanuver di tikungan berbalas Sirkuit Mandalika, Sabtu saat berlangsung Race 1 di Sirkuit Mandalika (30/8/2025).
Pebalap Indonesia, Andi Farid Izdihar (Astra Honda Racing Team), harus puas di posisi ketujuh meski sempat memberikan perlawanan sengit di pertengahan lomba.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian pebalap Indonesia di Race 1 ARRC 2025.“Hari ini kita menyaksikan sejarah di Mandalika, di mana pebalap-pebalap Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya di level Asia. Kemenangan di UB150, AP250, serta sapu bersih podium di SS600 adalah bukti bahwa pembinaan talenta kita berada di jalur yang tepat. MGPA bersama stakeholder akan terus mendukung agar prestasi ini bisa berlanjut hingga ke level dunia,” ungkap Priandhi Satria
Priandhi Satria juga menambahkan bahwa kehadiran penonton di Mandalika memberikan energi tambahan bagi para pebalap. “Atmosfer dukungan suporter sangat luar biasa. Inilah kekuatan Mandalika sebagai tuan rumah: tidak hanya menjadi venue balapan, tetapi juga pusat semangat bagi pebalap Indonesia,” tambahnya.
Race 1 ARRC 2025 di Mandalika menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia mampu bersaing dan bahkan mendominasi di level Asia. Dengan performa gemilang hari ini, harapan masyarakat pun semakin besar untuk menyaksikan kelanjutan prestasi pada Race 2 yang akan berlangsung besok (31/8/2025).