Direktur ABI: Erik Thohir Cawapres Terkuat dari luar Jawa mendampingi Prabowo

- Kontributor

Minggu, 15 Oktober 2023 - 01:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM – Nama Menteri BUMN Erick Thohir menjadi perbincangan hangat di kancah media tanah air belakangan ini.

Hal itu selain karena Erick Thohir ditunjuk sebagai Menko Maritim dan Investasi Ad Interim juga terkait namanya yang populer sebagai salah satu kandidat terkuat cawapres dari luar Pulau Jawa.

Erick yang juga mendapat kepercayaan dari masyarakat menjadi Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut mengundang perhatian dikalangan Gen Z dan banyak diskusi yang mengangkat tentang kesuksesannya dalam menjalankan tugasnya termasuk sebagai Ketum PSSI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Amal Bina Insan sebuah Yayasan kemanusiaan di NTB yang mengadakan diskusi publik tentang kiprah Erick Tohir sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah dan Pendiri Rumah Syariah dan keberpihakannya pada umat.

Diskusi yang diadakan di Kafe Meathyme Kota Mataram pada hari Sabtu, (14/10/2023) ramai dihadiri oleh anak-anak muda dan menghadirkan narasumber dari Akademisi, aktivis ekonomi Syariah dan pelaku umkm berbasis syariah di NTB.

Ahmad Zaenal Wafik selaku akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram (UNRAM) mengungkapkan bahwa Erick Thohir cukup berhasil dalam memangku jabatan sebagai Menteri BUMN maupun Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dengan mergernya Bank-Bank Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia.

Baca Juga :  Reses Muhalip Dengarkan Keluhan Warga Jonggat – Pringgarata, Mulai Dari Tiang Listrik Hingga Persoalan Irigasi

“Terjadinya merger bank-bank syariah yang tersebar sebelumnya menjadi Bank Syariah Indoensia merupakan salah satu keberhasilan Erick Thohir menjadikan trend syariah sebagai market sharing di Indonesia” ungkap akademisi FEB Unram tersebut.

Wafik panggilan akrab dari Pengurus MES Kota Mataram bidang pemberdayaan UMKM itu juga menambahkan bahwa memiliki market sharing untuk sebuah perbankan sangat penting agar terciptanya spesifikasi produk tersendiri.

“Market sharing itu diperlukan agar pelanggan-pelanggan dari perbankan syariah yang ada membuat market tersendiri dan menciptakan produk sendiri yang lebih banyak”

Selain itu hadir juga Irwan Julkarnain salah satu aktivis Ekonomi Syariah yang menggeluti kajian ekonomi Syariah di NTB bahkan semenjak di bangku kuliah mahasiswa.

“Terkait kiprah Erick Thohir bisa kita lihat dari kiprahnya sebagai Menteri BUMN dan Ketua MES Pusat, selain disukai oleh anak muda juga merupaka figur yang tidak asing di masyarakat karena terkenal sebagai tokoh yang nasionalis dan religious” pungkas Irwan yang pernah menjadi Ketua BEM Unram pada tahun 2020 itu saat menjadi narasumber dialog public

Baca Juga :  Lalu Sarjana Pimpin Rapat Internal DPRD Lombok Tengah

Ia juga menambahkan peranan Erick Thohir dalam membumikan ekonomi Syariah bisa dilihat dari moto AKHLAK yang sering ia bawakan sebagai ciri khas dalam memimpin dan tidak terlepas dari cara membumikan ekonomis Syariah di Indonesia.

“Core Value AKHLAK yang digaungkan oleh Erick Thohir selaku Menteri BUMN dan Ketua MES tidak terlepas sebagai sarana mengkampanyekan ekonomi syariah” tukas Irwan

Senada dengan Irwan, Skar Larasati yang juga hadir sebagai narasumber dari pelaku UMKM di NTB yang turut berupaya membumikan ekonomi syariah juga mengkonfirmasi hal yang sama.

“Untuk mengurus sertifikasi halal sangat mudah hal tersebut karena keterlibatan pak Erick Thohir sebagai Ketua MES dalam setiap prosesnya dan paeduli terhadap UMKM lokal” ungkapnya

Terakhir M.Roby Satriawan Direktur ABI NTB yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PW KAMMI NTB 2015 mengatakan bahwa figur Erick Thohir sangat representatif sebagai Cawapres kedepanya.

“Erick Thohir muncul sebagai tokoh yang akademis, bermasyarakat dan peduli terkait perekonomian masyarakat terutama ekonomi Islam hal ini menjadikannya sebagai figure cawapres terkuat dari luar Jawa untuk mendampingi Prabowo sehingga diperhitungkan secara elektoral pada eskalasi politik Nasional saat ini” tutupnya.

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun
DPRD Lombok Tengah Bahas Dua Ranperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Aset Daerah dan Sistem Penanggulangan Kebakaran
DPRD Lombok Tengah Sepakati Arah Kebijakan APBD 2027 dan Perubahan APBD 2026
Banggar Minta Tambahan Waktu Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Lombok Tengah Fokus Kawal Arah Anggaran Daerah
Jelang Paripurna, Banggar DPRD Lombok Tengah Tuntaskan Pembahasan APBD 2027
Komisi IV DPRD Lombok Tengah Bedah KUA-PPAS 2027, Fokus Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial
Komisi I DPRD Bahas KUA-PPAS APBD 2027 Bersama OPD
DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025,Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:07

DPRD Lombok Tengah Sepakati Arah Kebijakan APBD 2027 dan Perubahan APBD 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:28

Banggar Minta Tambahan Waktu Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Lombok Tengah Fokus Kawal Arah Anggaran Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:00

Jelang Paripurna, Banggar DPRD Lombok Tengah Tuntaskan Pembahasan APBD 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:12

Komisi IV DPRD Lombok Tengah Bedah KUA-PPAS 2027, Fokus Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50

Komisi I DPRD Bahas KUA-PPAS APBD 2027 Bersama OPD

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:00

DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025,Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terbaru