Ketikjari.com — Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah, secara resmi melepas Karnaval Budaya Siyu Puteri yang digelar di kawasan Kute Mandalika, sebagai bagian dari rangkaian Festival Pesona Bau Nyale Tahun 2026, pada [hari/tanggal].
Pelepasan karnaval berlangsung meriah dan disaksikan ribuan masyarakat serta wisatawan yang memadati sepanjang jalur karnaval.
Karnaval Budaya Siyu Puteri menampilkan beragam atraksi seni dan budaya khas Sasak, mulai dari busana adat, tarian tradisional, hingga iring-iringan tokoh-tokoh legenda Puteri Mandalika yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Tengah Dr.HM. Nursiah menyampaikan bahwa Karnaval Budaya Siyu Puteri merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam melestarikan budaya sekaligus mempromosikan pariwisata Lombok Tengah, khususnya kawasan strategis pariwisata nasional Mandalika.
“Festival Pesona Bau Nyale bukan sekadar agenda wisata, tetapi juga momentum memperkuat identitas budaya masyarakat Sasak. Karnaval Budaya Siyu Puteri menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak, mulai dari panitia, seniman, pelajar, hingga masyarakat yang terlibat aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan event-event budaya berskala besar seperti Festival Pesona Bau Nyale.
Karnaval Budaya Siyu Puteri merupakan salah satu agenda unggulan dalam rangkaian Festival Pesona Bau Nyale 2026 yang digelar setiap tahun dan selalu menjadi magnet wisata di Lombok Tengah.
Diharapkan melalui kegiatan ini, kunjungan wisata ke Mandalika terus meningkat dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal.

























