Ketikjari.com – Politeknik Pariwisata Lombok kembali mengingatkan seluruh calon mahasiswa dan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026.
Pihak kampus menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara resmi dan transparan. Institusi tidak pernah meminta transfer dana, kode OTP, PIN, password, maupun data pribadi melalui WhatsApp, media sosial, atau pesan pribadi lainnya.
Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Ali Muhtasom, menegaskan bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap oknum yang mencoba memanfaatkan momentum penerimaan mahasiswa baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau seluruh calon mahasiswa dan orang tua untuk tidak mudah percaya pada pesan atau telepon yang meminta sejumlah uang, OTP, atau data pribadi. Seluruh proses resmi hanya dilakukan melalui kanal yang telah kami tetapkan. Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak kampus,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kampus berkomitmen menjaga integritas dan keamanan proses seleksi agar berjalan adil dan profesional.
Adapun pendaftaran resmi PMB 2026 dibuka mulai 11 Februari hingga 1 Mei 2026 dan hanya dapat dilakukan melalui laman resmi:
🌐 sbmpoltekpar.kemenpar.go.id
Dr Ali juga menegaskan bahwa di luar laman tersebut, segala bentuk informasi maupun permintaan yang mengatasnamakan PMB 2026 patut dicurigai.
Masyarakat yang menerima pesan mencurigakan diimbau untuk tidak mengklik tautan, tidak memberikan data pribadi, menyimpan bukti percakapan, lalu memblokir dan melaporkan melalui kanal resmi kampus.
Dengan meningkatnya modus kejahatan digital, Poltekpar Lombok berharap seluruh calon mahasiswa tetap waspada dan memastikan setiap proses pendaftaran hanya melalui jalur resmi.
Mau Kuliah, Cepat Kerja, dan Berwirausaha? #dipoltekparlombokaja

























