KEK Mandalika Perkuat Mitigasi,Pemprov NTB dan ITDC Tegaskan Penanganan Banjir Berbasis Hulu–Hilir

- Kontributor

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menegaskan komitmen memperkuat sistem mitigasi bencana di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menyusul curah hujan ekstrem yang melanda Lombok bagian selatan sejak Selasa (24/2).

Hujan berintensitas tinggi tersebut memicu banjir di sejumlah titik di sekitar kawasan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Pemerintah menekankan bahwa peristiwa ini merupakan dampak hidrometeorologi yang tidak bisa disederhanakan pada satu faktor tunggal, melainkan harus dilihat secara komprehensif dari hulu hingga hilir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa banjir dipengaruhi oleh tingginya intensitas hujan yang diperparah kondisi daerah tangkapan air di wilayah hulu di luar kawasan KEK. Limpasan air dan sedimentasi dari kawasan tersebut meningkatkan debit aliran menuju wilayah hilir, termasuk area sekitar Mandalika.

“Peristiwa ini menjadi momentum penting untuk evaluasi lintas sektor. Pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat dan kabupaten/kota akan mendorong sistem mitigasi bencana yang terpadu dan permanen, dengan integrasi pengelolaan daerah tangkapan air, tata air kawasan, serta pengendalian perubahan kontur lahan,” ujar Ahsanul Khalik.

Baca Juga :  Lomba Dai Kamtibmas Mabes Polri,AIPDA Zamzuri Meraih Juara Harapan 1

Pemprov NTB juga menegaskan bahwa penguatan infrastruktur harus berjalan seiring dengan perlindungan kawasan hulu dan penataan sistem aliran air secara menyeluruh. Langkah tersebut dinilai strategis untuk meminimalkan risiko banjir di masa mendatang sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan pariwisata unggulan daerah.

Sejalan dengan itu, InJourney Tourism Development Corporation sebagai pengembang dan pengelola KEK Mandalika memastikan kawasan telah dilengkapi sistem mitigasi hidrometeorologi. Fasilitas tersebut meliputi drainase terintegrasi, kolam retensi, konsep eco-drainage, serta SOP tanggap darurat banjir.

PGS General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa seluruh pembangunan di dalam kawasan dilakukan sesuai kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), RKL–RPL, serta melalui mekanisme Design Committee yang melibatkan unsur pemerintah dan akademisi.

“ITDC siap terus berkolaborasi secara terbuka dan konstruktif bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pengembangan KEK Mandalika berjalan terintegrasi, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujar Agus.

Baca Juga :  Demi Keamanan dan Situasi Negara,Konser Mandalika Suka Suka Di Tunda

Dalam penanganan teknis, ITDC telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I guna mempercepat normalisasi aliran air dan pembersihan material sedimen menggunakan alat berat. Inspeksi lapangan serta evaluasi kapasitas drainase eksisting juga dilakukan sebagai bagian dari penguatan sistem pengendalian banjir.

Pemprov NTB dan ITDC sepakat bahwa ketangguhan kawasan terhadap dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem hanya dapat dibangun melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat didorong untuk terlibat aktif dalam membangun sistem mitigasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Ini bukan soal saling menyalahkan, melainkan komitmen kolektif untuk menjaga Mandalika agar tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tegas Ahsanul Khalik.

Sebagai destinasi prioritas nasional, Mandalika diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan kawasan pariwisata yang adaptif terhadap risiko bencana sekaligus tetap menjaga prinsip keberlanjutan lingkungan.

Berita Terkait

ITDC Dukung Kelestarian Lingkungan dan Kesucian Kawasan Pura di Pura Agung Besakih
ITDC Intensifkan Patroli dan Kebersihan di Tanjung Aan demi Kenyamanan Wisatawan
Kolaborasi Kejari Lombok Tengah dan Poltekpar Lombok, Hadirkan Program Jaksa Sahabat Disabilitas untuk Masyarakat
ITDC Perkuat Integritas dan Kepercayaan Investor melalui Sertifikasi ISO 37001
Poltekpar Lombok–Bank NTB Resmi Berkolaborasi, Hadirkan Dukungan Beasiswa
Kejari Lombok Tengah Luncurkan Inovasi “Jaksa Sahabat Kampus” di Poltekpar Lombok
Poltekpar Lombok Gelar Halalbihalal 2026, Pererat Silaturahmi Sivitas Akademika
InJourney Optimalkan Kelancaran Mudik dan Libur Lebaran 2026, Trafik Penumpang Tumbuh 6,4%

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 04:45

Tiket GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Masih Tersedia,Mulai Rp50 Ribu

Selasa, 14 April 2026 - 13:26

Mandalika Kembali Jadi Arena GT World Challenge Asia 2026, Siapa yang Akan Jadi Juara?

Sabtu, 11 April 2026 - 21:22

Perempuan Indonesia Siap Mengaspal di Mandalika Kartini Race 2026

Selasa, 7 April 2026 - 02:40

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika,Sajikan Duel Kecepatan dan Atraksi Budaya Imersif

Selasa, 7 April 2026 - 00:19

GT World Challenge Asia 2026 Dimulai di Sepang, Mandalika Siap Gelar Seri 3 dan 4

Senin, 6 April 2026 - 23:52

33.550 Penonton Meriahkan Easter Cups di Sirkuit Nogaro, Hurgon–Lartigau Menang Dramatis

Sabtu, 4 April 2026 - 15:15

Huang–Ghiretti Menang di Pembuka Musim GT World Challenge Asia di Sepang

Jumat, 3 April 2026 - 01:46

ITDC Perkuat Keamanan Kawasan Wisata lewat Dukungan Sarana Patroli Perairan

Berita Terbaru

Peristiwa

BIZAM Siap Dukung Kelancaran Penerbangan Haji NTB 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 07:44