Ketikjari.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di tingkat internasional. Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Universitas Mataram (UNRAM), Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), serta Mandalika Grand Prix Association (MGPA) resmi menerima Penghargaan Internasional dari Asia Pacific Institute of Event Management (APIEM) Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) dan Mandalika International Festival.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan dunia internasional atas kontribusi nyata berbagai institusi di NTB dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, pengelolaan event bertaraf global, serta penguatan kolaborasi strategis antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri pariwisata
Acara penganugerahan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Direktur IThe Mandalia Agus Setiawan, yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pengembangan kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Hadir pula Ibu Amirosa Pudir, Pembantu Direktur I Politeknik Pariwisata Lombok, sebagai representasi institusi pendidikan vokasi pariwisata unggulan di NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari unsur perguruan tinggi swasta, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) turut menerima apresiasi internasional yang diwakili oleh Pembantu Rektor IV UMMAT sekaligus Direktur Kerja Sama Internasional UMMAT, Asbah Ambalawi,
Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen UMMAT dalam memperluas jejaring global dan penguatan sumber daya manusia pariwisata serta event management.
Direktur APIEM Indonesia Sirajuddin menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor yang dibangun secara konsisten di Nusa Tenggara Barat.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bentuk pengakuan dunia internasional atas keseriusan, kerja keras, dan sinergi luar biasa antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan industri pariwisata,” ujarnya.
Sirajuddin menambahkan bahwa NTB, khususnya Lombok dan Mandalika, kini telah menjelma menjadi contoh ideal pengembangan destinasi berbasis event internasional, sport tourism, dan pariwisata berkelanjutan.
“Dengan perencanaan yang matang, kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi yang kuat, NTB mampu naik kelas dan menjadi pusat perhatian dunia internasional,” lanjutnya.
APIEM Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, InJourney/ITDC, MGPA, serta perguruan tinggi mitra seperti UNRAM, Poltekpar Lombok, dan UMMAT, yang dinilai konsisten mendukung pengembangan pendidikan event management dan penyelenggaraan event berskala global.
Penghargaan internasional ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus berinovasi, memperluas jejaring internasional, serta melahirkan lebih banyak event kelas dunia yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.


















