Ketikjari.com – Rumah Sakit (RS) Mandalika Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meneguhkan perannya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul melalui partisipasi aktif pada kegiatan Edukasi Gizi Serentak dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66, yang diperingati pada 25 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata sektor kesehatan dalam peta jalan menuju Indonesia Emas 2045, dengan mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045.”
Edukasi gizi dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan sasaran pelajar tingkat SMP dan SMA. Secara nasional, kegiatan ini berlangsung di 1.400 sekolah, melibatkan sekitar 9.000 ahli gizi, serta diikuti lebih dari 55.000 siswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI), Dr. Ir. Doddy Izwardi, MA, dalam sambutannya secara daring dari Jakarta menegaskan bahwa edukasi gizi sejak usia sekolah merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi masa depan.
‘Kegiatan ini berlangsung di 1.400 sekolah se-Indonesia, melibatkan 9.000 ahli gizi dan diikuti lebih dari 55.000 siswa,” ujar Doddy Izwardi.
Di Kabupaten Lombok Tengah, RS Mandalika berkolaborasi dengan DPC PERSAGI Lombok Tengah melaksanakan edukasi gizi di delapan sekolah SMP dan SMA yang menjadi lokus kegiatan. Untuk menjangkau wilayah yang lebih luas dan efektif, tim edukasi dibagi ke dalam tiga wilayah, yakni Praya Barat, Pujut, dan Praya Barat Daya.
Kepala Instalasi Gizi RS Mandalika, Baiq Pina, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan tenaga kesehatan dalam meningkatkan pemahaman gizi seimbang di kalangan pelajar.
“Hari ini kami bersama rekan-rekan DPC PERSAGI Lombok Tengah melakukan edukasi gizi serentak di delapan titik lokasi di Lombok Tengah, tepatnya di SMP dan SMA,” ungkapnya.
Materi edukasi menekankan pentingnya gizi optimal sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan sumber daya manusia unggul sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. RS Mandalika menegaskan komitmennya untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui program edukatif yang berkelanjutan dan berdampak nyata.

























