Ketikjari.com – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menegaskan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan menyalurkan donasi hasil penggalangan dana dari sivitas akademika untuk para korban bencana di Sumatera. Penyaluran ini menjadi bentuk nyata solidaritas kampus dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah.
Penggalangan dana dilakukan sejak beberapa hari setelah kabar bencana mencuat. Melalui koordinasi internal, seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa turut bergerak memberikan sumbangan sukarela. Gerakan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian, tetapi juga menggambarkan budaya gotong royong yang terus dijaga oleh Poltekpar Lombok sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Muhtasom, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh sivitas akademika yang secara sukarela ikut ambil bagian dalam misi kemanusiaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika Poltekpar Lombok atas kepedulian, empati, dan solidaritas yang telah ditunjukkan. Donasi ini bukan hanya bentuk bantuan materi, tetapi juga simbol tanggung jawab moral kita sebagai lembaga pendidikan yang tidak terlepas dari realitas sosial di sekitar kita. Solidaritas ini adalah cerminan karakter bangsa yang harus terus kita hidupkan,” ujar Dr. Ali Muhtasom.
Ia menambahkan bahwa di tengah situasi sulit yang dialami masyarakat Sumatera, kehadiran bantuan sekecil apa pun memiliki arti penting.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan memberi harapan baru bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Kami juga mendoakan agar mereka diberikan kekuatan, ketabahan, serta pemulihan yang cepat,” lanjutnya.
Penyaluran donasi ini juga menjadi bagian dari upaya Poltekpar Lombok menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada para mahasiswa. Perguruan tinggi vokasi pariwisata tersebut menilai bahwa dunia pariwisata tidak hanya terkait pelayanan dan destinasi, tetapi juga tentang nilai empati, kepedulian, dan kemampuan menempatkan diri di tengah masyarakat.
Selain memberikan bantuan, Poltekpar Lombok juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah meningkatnya frekuensi bencana alam di Indonesia. Menurut Dr. Ali Muhtasom, pendidikan tidak hanya melahirkan tenaga kerja berkualitas, tetapi juga generasi muda yang memiliki kepedulian dan kepekaan sosial.
Gerakan donasi ini rencananya akan terus dikembangkan menjadi program rutin kampus dalam merespons berbagai isu kemanusiaan. Dengan demikian, budaya berbagi dapat terus tumbuh dalam lingkungan pendidikan.
Poltekpar Lombok berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga semangat kemanusiaan ini sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia.l
#PrayForSumatera

























