Pemkab Lombok Tengah Terima Aspirasi Guru Honorer,Wabup Nursiah Tegaskan Komitmen Perjuangkan Solusi

- Kontributor

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah, S.Sos., M.Si, menerima langsung aksi damai guru honorer yang belum lolos pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Lobi Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu (7/1/2025).

Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi para guru honorer yang selama ini telah mengabdikan diri puluhan tahun di dunia pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan guru honorer menyampaikan lima tuntutan utama kepada Pemerintah Daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun tuntutan tersebut meliputi permintaan peningkatan kesejahteraan guru honorer, kepastian status bagi guru yang telah lama mengabdi, jaminan tidak adanya pemberhentian guru honorer, perlindungan hukum, serta permohonan penetapan guru honorer sebagai PPPK Paruh Waktu tanpa gaji.

Baca Juga :  The Golo Mori Fasilitasi Workshop Isu Kedisabilitasan untuk Perkuat Ekosistem Inklusif di Labuan Bajo

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Lombok Tengah menyampaikan empati dan apresiasi atas dedikasi para guru honorer dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tidak menutup mata terhadap persoalan yang dihadapi para tenaga pendidik.
“Pemerintah daerah memahami kegelisahan dan harapan bapak-ibu guru honorer. Aspirasi ini akan kami perjuangkan secara serius melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujar Wabup Nursiah.

Ia menjelaskan bahwa kewenangan pengangkatan PPPK Paruh Waktu sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan segera menyurati Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) guna mencari solusi terbaik dan kejelasan kebijakan bagi guru honorer.

Baca Juga :  Lombok Tengah Matangkan Persiapan Sebagai Tuan Rumah MTQ NTB 2026

“Kami tidak memiliki kewenangan menerbitkan SK PPPK Paruh Waktu tanpa persetujuan pemerintah pusat. Namun kami berkomitmen menjadi jembatan aspirasi dan akan mengawal persoalan ini hingga ke tingkat kementerian,” tegasnya.

Wakil Bupati juga mengajak para guru honorer untuk tetap menjaga suasana yang kondusif serta terus menjalankan tugas mulia di dunia pendidikan dengan penuh semangat, sembari menunggu proses dan hasil komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat.

Pertemuan tersebut ditutup dengan suasana dialogis dan penuh harapan, mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan guru honorer untuk mencari solusi terbaik demi keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah.

Berita Terkait

Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Dewan Pers Tegaskan Tidak Pernah Pungut Biaya Terkait Pamflet Imbauan Kewaspadaan
BLK Lombok Tengah Buka Pendaftaran Gratis Pelatihan Satpam Tahun 2026
Sejumlah Institusi di NTB Raih Penghargaan Internasional dari APIEM Indonesia dan Kemenpar
Diserbu Selfie,Bupati Pathul Jadi Rebutan PPPK Paruh Waktu Usai Terima SK
Wabup Dr. Nursiah: Pers Mitra Strategis Pemerintah,Sinergi Jadi Kunci Pembangunan Lombok Tengah
Penantian 10 Tahun Berakhir,Pengurus PWI Lombok Tengah Resmi Dikukuhkan
Kemah Budaya “Muda Berkarya Menjaga Budaya”, Bupati Lombok Tengah Apresiasi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:27

Mandalika Racing Series 2026 Siap Digelar Lima Seri, Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:38

ITDC Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Malam Anugerah Tri Hita Karana Tourism Awards 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:57

MGPA Terima Penghargaan Pengakuan Kolaborasi dan Inovasi, Dinilai Berhasil Bangun Sport Tourism Inklusif di Mandalika

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:15

Kadis Pariwisata NTB Apresiasi Event MIF,Kantor Dinas Pariwisata Jadi Rumah Kolaborasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:01

Gubernur NTB Terima Sertifikat Internasional dari APIEM UK dan MIF,NTB Mantapkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Event

Rabu, 7 Januari 2026 - 04:47

Kalender Event MGPA 2026 Resmi Diluncurkan,Mandalika Siap Hidupkan Motorsport dan Pariwisata Sepanjang Tahun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:43

Lombok Tengah Raih Penghargaan Internasional APIEM UK, Kadispar: Bukti Komitmen Bangun Pariwisata dan Event Berkelas Dunia

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:21

Posko Nataru Ditutup,Bandara Lombok Catat Rekor: 171 Ribu Penumpang Dilayani,Zero Accident

Berita Terbaru

Pendidikan

Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:04