Pemkab Lombok Tengah Percepat Pendidikan Inklusif Berbasis Data,5.317 Siswa Teridentifikasi Butuh Dukungan Layanan

- Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com  – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan pendidikan inklusif yang terarah dan berbasis data..

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Pemkab menggelar Diskusi Terpumpun Menghadirkan Layanan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di Ballroom Kantor Bupati, Selasa (24/2). 

Forum ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang setara dan bermutu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bapperida Lombok Tengah, H. Lalu Wiranata,mwnjeaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut hasil cut off Pendataan Profil Belajar Siswa (PBS) serta proses verifikasi dan validasi asesmen lanjutan yang dilakukan melalui jejaring Puskesmas di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah.

“Dari 9.934 peserta didik yang terdata, sebanyak 5.317 siswa teridentifikasi memiliki hambatan fungsional belajar dengan tingkat beragam, yakni 540 kategori berat, 2.818 kategori sedang, dan 1.959 kategori ringan. Data ini menjadi dasar penting dalam merancang layanan pendidikan yang lebih terarah, tepat sasaran, dan sistematis,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wabup Dr Nursiah : Di Desa Muncang,Ceritakan Soal Keberhasilan Pembangunan di Lombok Tengah

Menurutnya, temuan tersebut berkorelasi langsung dengan upaya peningkatan mutu layanan pendidikan, termasuk penguatan karakter, literasi, numerasi, hingga penanganan anak tidak sekolah yang masih menjadi perhatian daerah. Data PBS yang telah divalidasi lintas sektor kini diintegrasikan sebagai basis perencanaan pembangunan daerah.

Sementara itu,,Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa angka 5.317 siswa dengan hambatan fungsional belajar bukan sekadar statistik, melainkan panggilan moral bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak cepat dan kolaboratif.

“Pendidikan inklusif tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor saja. Diperlukan kolaborasi lintas perangkat daerah—pendidikan, kesehatan, sosial, hingga pemerintah desa—serta dukungan dunia usaha, organisasi penyandang disabilitas, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada mitra pembangunan, termasuk Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) dan Program INOVASI, yang selama ini konsisten mendampingi penguatan pendekatan pembangunan berbasis data dan peningkatan kapasitas satuan pendidikan di Lombok Tengah.

Baca Juga :  Lombok Tengah Wakili NTB Rebut Paritrana Award 2024 Tingkat Nasional

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memenuhi lima aspek akomodasi layak dalam pendidikan inklusif, meliputi akses fisik dan lingkungan yang ramah, pembelajaran adaptif sesuai kebutuhan siswa, penyediaan alat bantu dan teknologi asistif, dukungan sosial-emosional, serta tata kelola sekolah yang akuntabel dan tangguh.

Melalui forum ini, Pemkab Lombok Tengah menekankan pentingnya komitmen yang terukur—jelas sasaran penerima manfaatnya, waktu pelaksanaannya, hingga mekanisme pemantauan berkelanjutan—agar kebijakan tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar berdampak bagi anak-anak.

“Forum ini adalah momentum percepatan menghadirkan layanan pendidikan inklusif bagi semua anak Lombok Tengah. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan yang bermutu,” tutup Wakil Bupati saat secara resmi membuka kegiatan.

Dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, Lombok Tengah menegaskan langkahnya menuju sistem pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan di tahun 2026 dan seterusnya.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan, Poltekpar Lombok Terima Audiensi Green Poya
Safari Ramadhan 1447 H Perdana,Pemkab Lombok Tengah Perkuat Silaturahmi dan Hadirkan Program Nyata untuk Masyarakat
Pemkab Lombok Tengah Terbitkan Surat Edaran Jaga Kekhidmatan Ibadah Ramadan 1447 H
Pemkab Loteng Gelar Safari Ramadan 1447 H,Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Open House Batch 2 Jadi Ruang Inspiratif bagi Calon Mahasiswa
Jangan Terlena Zaman! Wabup Tekankan Anak Lombok Tengah Harus Tangguh dan Berdedikasi
Wabup Nursiah Monev Mutu Pendidikan, Pastikan Layanan dan Sarpras Sekolah Optimal
Studi Tiru ke Diskominfo Yogyakarta,Wartawan Lombok Tengah Perkuat Sinergi dan Profesionalisme

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:24

DPRD Bahas Empat Ranperda Usulan Pemda, Fraksi Soroti Perlindungan Tenaga Kerja hingga Iklim Investasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:32

Reses Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Muhamad Akhyar,Ponpes Darul Muttaqin Keluhkan Minim Fasilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:58

Reses Lalu Abdussahid,Warga Kalisade Keluhkan Minimnya Bak Sampah Permanen

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:57

Tiga Raperda Resmi Disahkan,DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Perkuat Tata Kelola Daerah

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:12

Wabup Dr. Nursiah Hadiri Pelantikan Serentak PC Pemuda NW Se-Lombok Tengah

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:44

Dr.Nursiah Terima SK Pengurus DPD II,Golkar Lombok Tengah Siap Bangkit Jadi Pemenang Pemilu dan Pilkada

Senin, 19 Januari 2026 - 04:53

Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirayaje Serahkan Bantuan Elektronik kepada PWI Lombok Tengah

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:40

Perkuat Sinergi Pusat–Daerah,Bupati Loteng dan DPD RI Bahas Sport Tourism

Berita Terbaru