KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif, Percepat Realisasi Investasi Pariwisata

- Kontributor

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dengan menghadirkan berbagai insentif fiskal kompetitif serta dukungan infrastruktur kawasan yang terintegrasi. 

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat realisasi investasi strategis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (29/3/2026), ITDC menyampaikan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menawarkan berbagai fasilitas investasi yang memberikan efisiensi sekaligus kepastian bagi investor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah insentif fiskal yang tersedia di antaranya fasilitas Tax Holiday bagi kegiatan usaha utama, serta skema pengurangan pajak setelah masa insentif berakhir. Selain itu, investor juga dapat memanfaatkan Tax Allowance berupa pengurangan penghasilan kena pajak dari nilai investasi, percepatan depresiasi dan amortisasi, hingga pengaturan tarif pajak dividen bagi investor asing.

Tidak hanya itu, dari sisi perpajakan tidak langsung, investor juga mendapatkan berbagai kemudahan seperti pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor barang modal dan barang kena pajak tertentu, pembebasan bea masuk, serta pembebasan pajak penjualan atas barang mewah untuk properti yang berada di kawasan KEK.

Baca Juga :  Direktur Poltekpar Lombok Turun Langsung Pantau Libur Nataru

Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, mengatakan bahwa KEK Mandalika dirancang sebagai ekosistem investasi yang siap dieksekusi oleh para investor.

“KEK Mandalika kami bangun sebagai investment-ready ecosystem. Insentif fiskal yang kompetitif berpadu dengan kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta permintaan pasar yang terus bertumbuh. Hal ini memberikan kepercayaan bagi investor untuk masuk lebih cepat dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di kawasan,” ujarnya.

Selain insentif fiskal, KEK Mandalika juga memberikan berbagai kemudahan non-fiskal seperti pelayanan perizinan terpadu satu pintu, kemudahan pengurusan tenaga kerja asing, serta kepastian hukum melalui hak atas tanah yang bankable dengan masa berlaku hingga 80 tahun.

Pengembangan kawasan ini dilakukan melalui masterplan terintegrasi yang terbagi ke dalam sejumlah zona strategis, antara lain Circuit District, Kuta District, serta kawasan pengembangan berbasis lifestyle dan leisure.

Beberapa area unggulan yang ditawarkan kepada investor di antaranya Golf Resort Community seluas 298 hektare, Tanjung Aan Premium Serenity District seluas 146 hektare untuk pengembangan hotel berstandar internasional, serta Eastern Adventure District seluas sekitar 164 hektare yang membuka peluang investasi di sektor hospitality, hiburan, dan destinasi gaya hidup.

Baca Juga :  Penandatanganan LUDA LOT ACTA-1 The Mandalika,Destinasi Pilihan Investor Domestik dan Internasional

Dalam pengembangannya, kawasan KEK Mandalika juga mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan dengan menyediakan sekitar 30 persen ruang terbuka hijau, termasuk kawasan mangrove di sisi timur seluas 45 hektare.

Dari sisi kinerja, KEK Mandalika menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai lebih dari 1,4 juta orang dengan tingkat okupansi rata-rata sekitar 55 persen.

Bahkan, tingkat hunian meningkat signifikan hingga 90–100 persen saat penyelenggaraan ajang balap dunia seperti MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika.

Selain MotoGP, sejumlah event internasional lainnya seperti GT World Challenge Asia dan Asia Road Racing Championship (ARRC) juga turut memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sportstainment tourism kelas dunia.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan kawasan, serta pertumbuhan aktivitas pariwisata yang konsisten, KEK Mandalika kini semakin menegaskan perannya sebagai Indonesia’s Premier Sportstainment Destination sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

Berita Terkait

ITDC Dukung Kelestarian Lingkungan dan Kesucian Kawasan Pura di Pura Agung Besakih
ITDC Intensifkan Patroli dan Kebersihan di Tanjung Aan demi Kenyamanan Wisatawan
Kolaborasi Kejari Lombok Tengah dan Poltekpar Lombok, Hadirkan Program Jaksa Sahabat Disabilitas untuk Masyarakat
ITDC Perkuat Integritas dan Kepercayaan Investor melalui Sertifikasi ISO 37001
Poltekpar Lombok–Bank NTB Resmi Berkolaborasi, Hadirkan Dukungan Beasiswa
Kejari Lombok Tengah Luncurkan Inovasi “Jaksa Sahabat Kampus” di Poltekpar Lombok
Poltekpar Lombok Gelar Halalbihalal 2026, Pererat Silaturahmi Sivitas Akademika
InJourney Optimalkan Kelancaran Mudik dan Libur Lebaran 2026, Trafik Penumpang Tumbuh 6,4%

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 05:07

Pelepasan Jamaah Haji Kloter 2 NTB,375 Jamaah Lombok Tengah Berangkat ke Tanah Suci

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:27

Sekretariat DPRD Lombok Tengah Gelar Halal Bihalal Bersama Pimpinan DPRD di Hari Kedua Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:15

Lombok Tengah–Lombok Timur Sepakati Kerja Sama Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan

Senin, 9 Februari 2026 - 06:52

Momen HPN 2026,PWI Lombok Tengah Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:14

Logo Harmoni Imlek Nusantara 2026 Simbol Persatuan dalam Keberagaman Budaya

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:24

PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:47

Polltekpar Lombok Terima Audiensi Universitas Terbuka Mataram,Direktur Tekankan Penguatan SDM Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:02

PWI NTB Ajak Insan Pers Ambil Peran dalam Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru