Hari ini 111 Ton Logistik MotoGP 2023 Tiba di Bandara Lombok

- Kontributor

Selasa, 3 Oktober 2023 - 12:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandalika – Sebanyak 111 ton kargo logistik ajang balap motor MotoGP 2023 telah tiba di Bandara Lombok, Selasa (3/10/2023) pukul 18.15 WITA. Logistik ini diangkut oleh pesawat Nippon Cargo Airlines jenis Boeing 747-800F nomor penerbangan KZ6231.

Pesawat yang berangkat dari Narita, Jepang ini membawa muatan berupa kendaraan dan spare parts untuk ajang MotoGP 2023. Setelah diturunkan dari badan pesawat, logistik ini kemudian diangkut dengan 13 truk kargo menuju Sirkuit Mandalika.

“Mulai malam ini kargo logistik MotoGP 2023 tiba di Bandara Lombok. Dijadwalkan ada sebanyak empat penerbangan kargo logistik MotoGP tahun ini yang melalui Bandara Lombok dengan total kargo sekitar 400 ton,” ujar General Manager Bandara Lombok Rahmat Adil Indrawan.

Setelah Nippon Cargo Airlines ini, akan ada lagi tiga penerbangan pesawat pengangkut logistik MotoGP 2023 dari Narita menuju Lombok. Pada Rabu (4/10/2023) dijadwalkan ada dua pesawat kargo yang akan tiba, yaitu Atlas Air jenis Boeing 747-400F serta Nippon Cargo Airlines Boeing 747-800F.

Terakhir pada Kamis (5/10/2023) akan tiba kembali Atlas Air Boeing 747-400F.

“Kami berharap seluruh proses penanganan kargo ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga bersiap untuk menyambut kedatangan para pembalap, kru, ofisial, dan penonton MotoGP 2023. Secara keseluruhan, infrastruktur, fasilitas, dan personel Bandara Lombok siap untuk mendukung gelaran MotoGP 2023 di Sirkuit Mandalika,” kata Adil.

Baca Juga :  PERUMDAM Tirta Ardhia Rinjani Kembali Adopsi Pohon untuk Penghijauan di Desa Lantan

Terkait penerbangan tambahan atau extra flight di Bandara Lombok selama periode MotoGP 2023, hingga saat ini tercatat ada 44 penerbangan tambahan rute domestik yang diajukan oleh empat maskapai. “Dalam periode 10 hingga 17 Oktober 2023, Garuda Indonesia mengajukan 26 penerbangan tambahan, Citilink 8 penerbangan, Super Air Jet 4 penerbangan, dan Air Asia dengan 6 penerbangan,” ucap Adil.

Selain itu, mulai 13 hingga 16 Oktober 2023 mendatang, Bandara Lombok melakukan penyesuaian waktu operasional bandara menjadi 24 jam, dari yang saat ini hanya 14 jam.

“Untuk mendukung operasional selama event MotoGP 2023, Bandara Lombok menyiapkan 96 personel operasional harian yang terdiri dari unsur Angkasa Pura I, TNI/Polri, KKP, Imigrasi, dan Bea Cukai,” imbuhnya.

Berita Terkait

PERUMDAM Tirta Ardhia Rinjani Kembali Adopsi Pohon untuk Penghijauan di Desa Lantan
Hingga November 2024,Bandara Lombok Layani 2,17 Juta Penumpang
Bupati Pathul Buka Resmi Food Court Korpri
Momen HUT ke-63,Pramuka Dapat Kado Istimewa Dari Bupati Pathul
Sekda Lalu Firman : Konser DEWA Gratis dan Terbuka untuk Semua
APKLI Mendukung Penyelenggaraan Event MotoGP Di Sirkuit Mandalika
Pemkab Resmi Rilis Logo HUT ke-78 Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2023
Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Target Dan Program Prioritas Bulan Sebelumnya,Dirut Perumdam Tekankan Komunikasi

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:31

Pantau Banjir di Desa Kabol, Wakil Bupati Lombok Tengah Dr Nursiah Instruksikan Penanganan Darurat

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:57

Dr. Nursiah,Wakil Bupati Lombok Tengah yang Tak Pernah Berjarak dengan Rakyat

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:34

Perpisahan Penuh Haru,Diskominfo Lombok Tengah Lepas Sosok Panutan dan Sahabat Media Drs. H. Muhamad

Senin, 24 November 2025 - 13:09

Mandalika International Festival 2025 Siap Menggebrak,Dipimpin Direktur MIF Sirajuddin

Senin, 17 November 2025 - 03:21

Febriana Irfani Asal Lombok Timur Raih Gelar Duta Lingkungan NTB 2025

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:56

Kajari Lombok Tengah Dr. Putri Ayu Wulandari Dinobatkan sebagai Tokoh Peduli dan Pengayom Pondok Pesantren

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:19

AKBP Eko Yusmiarto Dianugerahi Penghargaan Tokoh Inspiratif oleh Kanwil Kemenag NTB

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 04:24

Ketegasan Penegakan Hukum Jadi Benteng Terakhir Hadapi Tambang Ilegal di NTB

Berita Terbaru