Ketikjari.com – Gelaran Pocari Sweat Run Lombok 2026 kembali mencatatkan kesuksesan besar. Sebanyak 9.200 pelari dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 11-12 Juli 2026. Ajang lari berskala nasional ini tidak hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi sektor pariwisata dan perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tingginya antusiasme peserta terlihat dari komposisi pelari yang didominasi peserta dari luar Lombok. Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengungkapkan bahwa 72 persen peserta berasal dari luar Lombok, sementara 28 persen lainnya merupakan pelari lokal.
Menurut Puspita, kehadiran ribuan pelari tersebut memberikan efek berantai yang positif bagi berbagai sektor usaha di NTB. Para peserta tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk berwisata menikmati keindahan alam Lombok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui sport tourism, kami berharap manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat Lombok semakin nyata. Para pelari tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga mengunjungi berbagai destinasi wisata seperti pantai, perbukitan, dan lokasi wisata lainnya di Lombok,” ujarnya.
Kesuksesan penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 juga mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat. Ia menilai event ini menjadi contoh nyata bagaimana olahraga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini sangat baik bagi pengembangan NTB. Dampaknya bukan hanya pada olahraga, tetapi juga ekonomi. Ribuan peserta yang datang tentu menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM lokal,” kata Taufik.
Ia menegaskan pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus memberikan dukungan terhadap event olahraga yang mampu menciptakan dampak ekonomi sekaligus menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.
Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyebut penyelenggaraan Pocari Sweat Run tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan edisi sebelumnya. Berbagai perbaikan yang dilakukan berhasil meningkatkan kualitas pelaksanaan event sehingga semakin mendapat apresiasi dari peserta.
“Kita belajar banyak dari penyelenggaraan sebelumnya dan melakukan berbagai perbaikan. Harapan kami, Pocari Sweat Run Lombok dapat berkembang menjadi ajang lari berkelas dunia yang mampu menarik lebih banyak peserta internasional,” ujarnya.
Iqbal juga menyoroti hadirnya berbagai side event yang membuat suasana semakin meriah dan memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi peserta maupun wisatawan yang datang ke Mandalika.
Keberhasilan Pocari Sweat Run Lombok 2026 semakin memperkuat posisi NTB, khususnya kawasan The Mandalika, sebagai destinasi unggulan sport tourism nasional. Dengan dukungan pemerintah, penyelenggara, serta tingginya minat masyarakat, event ini diyakini akan terus berkembang dan menjadi salah satu kalender olahraga paling bergengsi di Indonesia.
Kesuksesan Pocari Sweat Run Lombok 2026 menjadi bukti bahwa perpaduan olahraga, pariwisata, dan ekonomi mampu menghadirkan manfaat luas bagi daerah sekaligus memperkenalkan pesona Lombok kepada ribuan peserta dari berbagai penjuru tanah air.





















