Ketikjari.com – Politeknik Pariwisata Lombok kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan International Seminar dalam rangka peringatan 10 tahun berdirinya institusi tersebut, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia ini mengangkat tema “Advancing Quality Tourism for a Sustainable Future” dan menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi global di bidang pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia pariwisata.
Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom,dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam menghadapi dinamika dan tantangan industri pariwisata ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pariwisata berkelanjutan tidak bisa dibangun secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi global yang kuat, terutama dalam mencetak SDM unggul yang adaptif dan berdaya saing internasional,” ujarnya.
Seminar ini turut menghadirkan narasumber internasional, yakni Dr. Noraihan Binti Mohamad dari MSU Malaysia, serta Ainul Yakin dari Politeknik Pariwisata Lombok. Keduanya membahas berbagai strategi dalam meningkatkan kualitas pariwisata melalui pendekatan berkelanjutan, inovatif, dan berbasis kolaborasi.
Tak hanya menjadi forum diskusi akademik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan implementasi kerja sama internasional antara kedua institusi. Langkah ini dinilai sebagai bentuk konkret dalam memperkuat jejaring global serta meningkatkan kualitas pendidikan pariwisata di Indonesia. Politeknik Pariwisata Lombok berharap dapat terus berperan aktif dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berwirausaha dan bersaing di kancah internasional, sejalan dengan visi pengembangan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.
Politeknik Pariwisata Lombok berharap melalui kegiatan ini dapat terus berperan aktif dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berwirausaha dan bersaing di kancah internasional, sejalan dengan visi pengembangan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.





















