Ketikjari.com – Ajang balap internasional GT World Challenge Asia 2026 yang digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit tidak hanya menyajikan persaingan kelas dunia di lintasan, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam menarik minat investor global ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Momentum ini dimanfaatkan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk memperkenalkan berbagai peluang investasi kepada pelaku industri otomotif global yang hadir, termasuk pemilik dan pimpinan tim balap.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa event internasional seperti GT World Challenge Asia merupakan sarana efektif untuk menjaring investor potensial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Event ini bukan hanya tentang balapan, tetapi juga menjadi platform untuk memperkenalkan Mandalika kepada investor global. Banyak pimpinan tim balap yang hadir merupakan pengusaha, sehingga ini menjadi peluang besar untuk menggaet investasi,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGOA), Priandhi Satria, menyampaikan bahwa kepercayaan penyelenggara internasional menjadi bukti kesiapan Mandalika sebagai tuan rumah event balap dunia.
“Kepercayaan ini menunjukkan bahwa Mandalika memiliki standar internasional. Ini bukan hanya berdampak pada sport tourism, tetapi juga meningkatkan daya tarik investasi di kawasan,” katanya.
Dari sisi penyelenggara global, Championship Director SRO Motorsports Asia, Benjamin Franassovici, turut memberikan apresiasi terhadap Mandalika.
Ia menilai Mandalika memiliki potensi besar sebagai salah satu destinasi balap unggulan di Asia.
“Kami melihat Mandalika sebagai venue yang sangat menjanjikan, baik dari sisi sirkuit maupun dukungan kawasan. Ini menjadi bagian penting dalam pengembangan GT World Challenge Asia ke depan,” ungkapnya.
Menurutnya, kombinasi antara kualitas lintasan, pemandangan, serta fasilitas pendukung menjadikan Mandalika memiliki daya tarik tersendiri bagi tim dan pembalap internasional.
Selain membuka peluang investasi, penyelenggaraan event ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi daerah. Tingkat hunian hotel meningkat signifikan, sektor UMKM bergerak aktif, serta membuka lapangan kerja sementara selama event berlangsung.
Dengan dukungan infrastruktur yang terus berkembang serta komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan investasi, Mandalika semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi sport tourism kelas dunia sekaligus kawasan strategis bagi investasi internasional.





















