Mahasiswa KKN PMD UNRAM Manfaatkan Limbah Kulit Kopi Menjadi Briket Sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan

- Kontributor

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjafi.com – Upaya mendorong pemanfaatan energi terbarukan terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (UNRAM).

Melalui program pengabdian masyarakat di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, mahasiswa KKN menginisiasi kegiatan edukasi dan praktik pembuatan briket berbahan dasar limbah kulit kopi sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan, Kamis (15/1).

Desa Karang Sidemen dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi di Lombok Tengah. Aktivitas pengolahan kopi di wilayah ini menghasilkan limbah kulit kopi dalam jumlah cukup besar.Selama ini, limbah tersebut umumnya hanya dibuang atau dibiarkan menumpuk, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN PMD UNRAM berupaya menghadirkan solusi sederhana namun aplikatif melalui pemanfaatan limbah menjadi briket bahan bakar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari kelompok tani, karang taruna, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga perwakilan forum mahasiswa desa. Keterlibatan masyarakat secara langsung diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta mendorong keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir.

Baca Juga :  Wabup Dr Nursiah Pimpin Kunker Ke Malang,Belajar Peningkatan Nilai SAKIP

Dalam sesi praktik, mahasiswa KKN menjelaskan tahapan pembuatan briket secara sistematis dan mudah dipahami. Proses dimulai dari pengeringan kulit kopi untuk mengurangi kadar air, dilanjutkan dengan tahap pengarangan, penghalusan bahan, serta pencampuran dengan perekat alami. Selanjutnya, adonan dicetak sesuai ukuran yang diinginkan dan dikeringkan kembali hingga siap digunakan sebagai bahan bakar.

Ketua KKN PMD UNRAM Desa Karang Sidemen Rizki Bagus Indarto mengatakan, pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket memiliki sejumlah keunggulan. Selain ramah lingkungan, briket ini dinilai cukup efektif sebagai pengganti kayu bakar maupun gas elpiji untuk kebutuhan rumah tangga. Di sisi lain, biaya produksi yang relatif rendah membuka peluang pengembangan usaha skala rumah tangga dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) desa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa limbah pertanian tidak selalu menjadi masalah, tetapi justru dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok Asah Kemampuan Bahasa Mahasiswa melalui Tourism Language Competition 2025

Program tersebut juga sejalan dengan upaya mendorong kemandirian energi di tingkat desa. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia, masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil serta meningkatkan ketahanan energi rumah tangga.

Selain aspek energi, kegiatan ini turut memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lingkungan. Pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket dinilai mampu mengurangi pencemaran serta menjaga kebersihan lingkungan desa, khususnya di sekitar area pengolahan kopi.

Melalui pelaksanaan program ini, mahasiswa Universitas Mataram tidak hanya menjalankan kewajiban akademik dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pembangunan desa berkelanjutan berbasis potensi lokal. Diharapkan, inovasi pemanfaatan limbah kulit kopi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu produk unggulan Desa Karang Sidemen di masa mendatang.

Berita Terkait

Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Dewan Pers Tegaskan Tidak Pernah Pungut Biaya Terkait Pamflet Imbauan Kewaspadaan
Pemkab Lombok Tengah Terima Aspirasi Guru Honorer,Wabup Nursiah Tegaskan Komitmen Perjuangkan Solusi
BLK Lombok Tengah Buka Pendaftaran Gratis Pelatihan Satpam Tahun 2026
Sejumlah Institusi di NTB Raih Penghargaan Internasional dari APIEM Indonesia dan Kemenpar
Diserbu Selfie,Bupati Pathul Jadi Rebutan PPPK Paruh Waktu Usai Terima SK
Wabup Dr. Nursiah: Pers Mitra Strategis Pemerintah,Sinergi Jadi Kunci Pembangunan Lombok Tengah
Penantian 10 Tahun Berakhir,Pengurus PWI Lombok Tengah Resmi Dikukuhkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:02

PWI NTB Ajak Insan Pers Ambil Peran dalam Aksi Kemanusiaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:31

Respon Cepat Damkartan, Pohon Miring di Lajut Berhasil Dievakuasi

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:55

Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. Nursiah Ajak Insan Pers “Ngebakso” Pererat Sinergi

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:21

Sambut Tahun Baru 2026,Bupati Lombok Tengah Ajak Warga Isi Malam Pergantian Tahun dengan Doa Bersama

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:11

Marshal Mandalika Tunjukkan Solidaritas Kemanusiaan, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:18

Lombok Tengah Bergerak untuk Sumatera & Aceh : Galang Donasi ASN dan Komunitas Musik Himpun Rp 20,4 Juta

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:35

Injourney Airports Lombok Tanam 6.900 Bibit Pohon,Dukung Konservasi Lingkungan dan Ekowisata Gunung Bongak

Selasa, 9 Desember 2025 - 00:28

Poltekpar Lombok Salurkan Donasi untuk Korban Bencana, Direktur: “Ini Bentuk Empati dan Tanggung Jawab Sosial Kita”

Berita Terbaru