Wabup Nursiah Hadiri Seminar Kesehatan Dampak Perkawinan Dini

- Kontributor

Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keyikjari.vom – Rumah Sakit Mandalika menggelar seminar kesehatan tentang dampak perkawinan dini terhadap kesehatan mental dan reproduksi yang berlokasi di ballroom kantor bupati lombok tengah, Rabu 13/08/25

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan hari ulang tahun Rumah Sakit Mandalika provinsi NTB ke-04.

Seminar ini dihadiri oleh para guru, siswa dan perwakilan PKK Se-Nusa Tenggara Barat. Program bertujuan untuk mensosialisasikan dampak pernikahan terhadap anak usia dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr.HM. Nursiah turut bangga dan senang atas di gelarnya program ini. Melalui sambutan yang di berikan, ia mengucapkan terimakasih kepada pihak RS Mandalika yang sudah berkenan menyelenggarakan program ini, melihat angka pernikahan anak di bawah umur semakin meningkat.

Baca Juga :  RSUD Praya Terima Kunjungan Ombudsman NTB untuk Penilaian Pelayanan Publik

Adanya program ini diharapkan mampu mengurangi angka pernikahan dini terkhusus di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sementara Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri,memberikan sambutan serta mengajak peserta seminar untuk bersama-sama menekan dan memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai pernikahan dini dengan memberikan lingkungan yang sehat minimal dari lingkungan keluarga.

Acara seminar dimulai dengan pemaparan materi oleh dr. Melody Nethania Sutedja mengenai faktor utama penyebab pernikahan dini. Dari hasil persentase, yang paling utama adalah pengaruh media sosial, kemudian dampak utama pernikahan dini yang sering terlihat yaitu perceraian dini.

Baca Juga :  Dari Gizi ke Ekonomi : Lempot Stunting Jadi Senjata Baru Lombok Tengah Lawan Stunting

Selain itu, Hellen Citra Dewi selaku pemateri kedua juga menyampaikan dampak dari pernikahan dini terhadap anak di bawah umur, “tercatat 6.674 kasus perceraian, 1.266 kasus cerai talak, dan 5.408 kasus cerai gugat pada tahun 2024. Data ini juga sudah termasuk cerai dini” ujarnya.

Acara ini di rangkaian dengan penandatanganan perjanjian MOU oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Ibu Sinta Muhammad Iqbal, serta semua Ketua PKK Se-Nusa Tenggara Barat.

Berita Terkait

TP-PKK Lombok Tengah Tancap Gas Awal 2026, Fokus Tekan Stunting di Lima Desa
RS Mandalika Hadirkan X-Ray Stasioner Canggih, Layanan Rontgen Kini Lebih Lengkap
RSUD Praya Evaluasi Kinerja 2025, Direktur Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan di 2026
Wabup Nursiah Resmikan Gedung UPT BLUD Puskesmas Muncan di Kopang
Dari Gizi ke Ekonomi : Lempot Stunting Jadi Senjata Baru Lombok Tengah Lawan Stunting
Awali 2026,Direktur RSUD Praya Tekankan Pelayanan Ramah dan Tanpa Diskriminasi
RS Mandalika Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Tasyakuran Gumi Paer Sekaroh,Gubernur NTB Resmikan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon
RSUD Praya Selangkah Lagi Naik Kelas,Gubernur Iqbal  Terbitkan Persetujuan Resmi

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:02

PWI NTB Ajak Insan Pers Ambil Peran dalam Aksi Kemanusiaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:31

Respon Cepat Damkartan, Pohon Miring di Lajut Berhasil Dievakuasi

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:55

Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. Nursiah Ajak Insan Pers “Ngebakso” Pererat Sinergi

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:21

Sambut Tahun Baru 2026,Bupati Lombok Tengah Ajak Warga Isi Malam Pergantian Tahun dengan Doa Bersama

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:11

Marshal Mandalika Tunjukkan Solidaritas Kemanusiaan, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:18

Lombok Tengah Bergerak untuk Sumatera & Aceh : Galang Donasi ASN dan Komunitas Musik Himpun Rp 20,4 Juta

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:35

Injourney Airports Lombok Tanam 6.900 Bibit Pohon,Dukung Konservasi Lingkungan dan Ekowisata Gunung Bongak

Selasa, 9 Desember 2025 - 00:28

Poltekpar Lombok Salurkan Donasi untuk Korban Bencana, Direktur: “Ini Bentuk Empati dan Tanggung Jawab Sosial Kita”

Berita Terbaru