The Nusa Dua Siap Menjadi Tuan Rumah IFSC World Cup 2025

- Kontributor

Kamis, 1 Mei 2025 - 13:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETIKJARI.com – Kawasan pariwisata The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional bergengsi. Setelah sukses menyelenggarakan Adhyaksa Run 2025 pada Minggu (27/4), The Nusa Dua akan menjadi lokasi penyelenggaraan International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2025, kompetisi panjat tebing tingkat dunia yang akan berlangsung pada 2–4 Mei 2025 di Peninsula Island, The Nusa Dua, Bali.

Direktur Komersil ITDC, Troy Warokka, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh penyelenggara. “Terpilihnya The Nusa Dua sebagai venue utama IFSC World Cup 2025 merupakan bukti kesiapan infrastruktur kami serta kemampuan manajerial dalam menyelenggarakan event berskala global. Hal ini sekaligus memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi unggulan untuk berbagai event bertaraf nasional maupun internasional.”.

Sebanyak enam hotel berbintang empat dan lima di dalam kawasan telah berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan acara, dengan menyediakan akomodasi bagi atlet, official, panitia, serta awak media. Diperkirakan sekitar 2.000 hingga 3.000 orang akan hadir selama rangkaian kegiatan, dengan target tingkat hunian hotel mencapai 75%. 

The Nusa Dua mencatatkan kinerja positif sepanjang Triwulan I 2025, dengan rata-rata okupansi hotel mencapai 68,36%, lebih tinggi dari capaian pada periode yang sama tahun 2019 (67,59%). Jumlah kunjungan wisatawan mencapai 769.555 orang, meningkat 15,32% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami optimistis dengan ekosistem pariwisata yang kuat, kolaborasi multipihak, dan rekam jejak sebagai tuan rumah event internasional, The Nusa Dua siap menjaga stabilitas okupansi dan kunjungan wisatawan hingga akhir 2025,” tambah Troy Warokka.

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, menyatakan bahwa pemilihan The Nusa Dua sebagai lokasi kompetisi sangat tepat. “Kawasan The Nusa Dua tidak hanya menawarkan fasilitas berkelas internasional, tetapi juga menghadirkan atmosfer yang mendukung fokus dan semangat para atlet.

Penyelenggaraan IFSC World Cup 2025 di kawasan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong peningkatan prestasi panjat tebing Indonesia sekaligus mempromosikan olahraga ini kepada khalayak nasional dan internasional. Lebih dari itu, ajang ini juga memperkuat posisi Indonesia, khususnya Bali, sebagai destinasi sport tourism unggulan. Dukungan dan atensi dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekosistem olahraga panjat tebing serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui sektor pariwisata olahraga.”

Baca Juga :  POCARI SWEAT Run Lombok 2025: 9.000 Pelari Biru Jadikan Event Lari Sirkuit Terbesar di Indonesia

Penyelenggaraan IFSC World Cup 2025 diyakini memberikan dampak ekonomi langsung dan tidak langsung bagi kawasan dan masyarakat sekitar. Manfaat ini mencakup peningkatan konsumsi wisatawan, kenaikan tingkat okupansi tenant kawasan dan UMKM lokal, serta aktivasi layanan transportasi dan logistik. Selain itu, pelibatan tenaga kerja dari desa-desa penyangga The Nusa Dua juga menjadi bagian dari strategi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.

ITDC telah memastikan kesiapan kawasan dengan berkoordinasi intensif bersama panitia penyelenggara dan para pemangku kepentingan lainnya. Sistem pengamanan terpadu yang telah teruji dalam event sebelumnya akan diterapkan kembali. Selain itu, ITDC telah menyiapkan sejumlah kantong parkir strategis dengan total kapasitas lebih dari 1.000 unit mobil dan 3.000 unit motor, termasuk di Central Parkir yang dilengkapi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan area Parkir depan Sogo, Bali Collection.

Dengan IFSC World Cup 2025 dan deretan acara lainnya, The Nusa Dua semakin menegaskan perannya sebagai pusat kegiatan kelas dunia yang berdampak luas bagi pariwisata dan perekonomian nasional.

Berita Terkait

Poltekpar Lombok Gelar Halalbihalal 2026, Pererat Silaturahmi Sivitas Akademika
InJourney Optimalkan Kelancaran Mudik dan Libur Lebaran 2026, Trafik Penumpang Tumbuh 6,4%
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026 
Ketika Peresean Diangkat Jadi Serial Sandiwara Radio
KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif, Percepat Realisasi Investasi Pariwisata
Bupati Pathul Bahri Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Lebaran Ketupat
Lebaran Ketupat,Bupati Pathul Bersih Pantai Aan Bersama Aparat dan Warga
De Balen Soultan Lombok Raih Penghargaan Hotel Ramah Lingkungan dari EEN NTB

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 05:00

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah,Podium Moto3 GP Brasil dan Siap Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:43

MGPA Rilis Kalender Event 2026,Mandalika Siap Jadi Episentrum Motorsport Indonesia

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:13

Komentator MotoGP Guido Fenneman Jajal Sirkuit Mandalika, Sebut Lintasan “Luar Biasa”

Rabu, 7 Januari 2026 - 04:47

Kalender Event MGPA 2026 Resmi Diluncurkan,Mandalika Siap Hidupkan Motorsport dan Pariwisata Sepanjang Tahun

Minggu, 2 November 2025 - 04:01

Dari Mandalika ke MotoGP Dunia: Mario Aji & Veda Ega Buktikan Indonesia Siap Berbicara di Level Tertinggi

Sabtu, 1 November 2025 - 07:36

Final Pertamina Mandalika Racing Series 2025 Digelar: Perebutan Gelar Juara Nasional Memanas di Sirkuit Mandalika

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:18

Bandara Lombok Layani 72 Ribu Penumpang Selama MotoGP 2025

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:53

Keramahan dan Nuasa Budaya NTB Di Bandara Lombok Antarkan Kepulangan Rombongan MotoGP 2025

Berita Terbaru