Dari Mandalika ke MotoGP Dunia: Mario Aji & Veda Ega Buktikan Indonesia Siap Berbicara di Level Tertinggi

- Kontributor

Minggu, 2 November 2025 - 04:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com— Indonesia mencatat tonggak sejarah baru dalam dunia balap motor internasional. Dua pembalap muda Tanah Air, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, dipastikan akan turun penuh di kejuaraan MotoGP 2026, masing-masing di kelas Moto2 dan Moto3.

Keberhasilan ini turut diperkuat oleh kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit, sirkuit kebanggaan bangsa yang dikelola oleh InJourney melalui InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya bukan nama asing di Sirkuit Mandalika. Mario Aji telah tampil konsisten di ajang Grand Prix Indonesia sejak 2022 hingga 2025, baik di sesi latihan bebas maupun balapan resmi. Sementara Veda Ega, yang bersinar di Idemitsu Asia Talent Cup Mandalika 2023, kini menyongsong karier dunia dengan gemilang setelah menjadi runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.

“Kami bangga dengan kiprah Mario Aji dan Veda Ega. Sirkuit Mandalika bukan hanya menjadi tuan rumah MotoGP, namun juga tempat lahirnya generasi pembalap masa depan Indonesia,” ujar Maya Watono, Direktur Utama InJourney.
“InJourney berkomitmen menghadirkan ekosistem balap profesional dunia di Indonesia agar lebih banyak talenta muda mampu menembus panggung global.”

Sirkuit Mandalika, Pondasi Kebangkitan Pembalap Indonesia

Sirkuit Mandalika resmi mengantongi Homologasi Grade A FIM, kategori tertinggi untuk arena balap roda dua. Dengan standar teknis dan keselamatan kelas dunia, Mandalika sejak 2022 telah menjadi tuan rumah MotoGP sekaligus ruang pembinaan bagi talenta nasional — dari pembalap, mekanik hingga manajemen tim.

Fasilitas bertaraf global ini menjadi modal penting bagi pembalap Indonesia untuk berlatih di lintasan dengan kualitas setara MotoGP, memberikan adaptasi sejak dini terhadap ritme dan tantangan balap internasional.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Kemerdekaan, ITDC Bersama Lola Amaria Production Gelar Cinema on the Beach di Kuta Beach Park!

Selain aspek teknis, tampil di rumah sendiri di hadapan puluhan ribu penonton memberikan dorongan mental luar biasa bagi talenta muda seperti Veda dan Mario. Dari Mandalika, kepercayaan diri mereka terbang ke panggung dunia.

Jalan Menuju MotoGP: Dari Tanah Air ke Ajang Dunia

Keduanya adalah lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), wadah pembinaan talenta muda yang telah melahirkan atlet balap profesional sejak dini.

  • Veda Ega Pratama
    Asal: Gunung Kidul, DIY
    Prestasi: Runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025
    Kelas: Moto3 2026 (Honda Team Asia)
    Catatan menarik: Menembus balap Grand Prix meski belum genap 18 tahun.
  • Mario Aji
    Asal: Magetan, Jawa Timur
    Alumni AHRS 2016 — mulai dibina sejak usia 12 tahun
    Kelas: Moto2 2026 (Honda Team Asia)
    Status: Memasuki tahun kelima kompetisi Grand Prix
Baca Juga :  Dari Nota Kesepahaman hingga Betabeq: Kolaborasi Lintas Stakeholder Wujudkan Mandalika Aman dan Harmonis

Keputusan Honda Team Asia untuk mengonfirmasi dua pembalap Indonesia sekaligus menjadi bukti kualitas pembinaan motorsport Tanah Air yang makin matang.

Indonesia Menuju Peta Motorsport Global

Kesempatan Mario dan Veda bukan hanya kemenangan individu, tetapi momentum kebangkitan motorsport Indonesia. Dengan dukungan Sirkuit Mandalika dan pembinaan berjenjang, Indonesia kini semakin percaya diri bersaing dengan talenta dunia.

Dari Mandalika, mimpi besar itu dimulai — dan kini dunia menoleh, menunggu bagaimana dua anak bangsa menaklukkan panggung MotoGP.

Berita Terkait

Circuit Classroom: Fungsi Kerb Lintasan di Sirkuit Mandalika 
MotoGP Mandalika Dongkrak Ekonomi Nasional hingga Rp4,96 Triliun
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah,Podium Moto3 GP Brasil dan Siap Tampil di MotoGP Mandalika 2026
MGPA Rilis Kalender Event 2026,Mandalika Siap Jadi Episentrum Motorsport Indonesia
Komentator MotoGP Guido Fenneman Jajal Sirkuit Mandalika, Sebut Lintasan “Luar Biasa”
Kalender Event MGPA 2026 Resmi Diluncurkan,Mandalika Siap Hidupkan Motorsport dan Pariwisata Sepanjang Tahun
Final Pertamina Mandalika Racing Series 2025 Digelar: Perebutan Gelar Juara Nasional Memanas di Sirkuit Mandalika
Bandara Lombok Layani 72 Ribu Penumpang Selama MotoGP 2025

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 00:32

DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dalam Musrenbang RKPD Lombok Tengah 2027

Senin, 30 Maret 2026 - 20:31

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ APBD 2025,Dilanjutkan Halal Bihalal Idul Fitri

Senin, 30 Maret 2026 - 01:56

Dukungan Ketua DPC Demokrat se-NTB Menguat ke Amrul Jihadi Jelang Musda

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:25

Wakil Ketua DPRD Lalu Muhamad Akhyar Turun Bantu Korban,Warga Sampaikan Terima Kasih

Senin, 23 Februari 2026 - 19:49

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna,Bahas Empat Ranperda Strategis dan Bentuk Dua Pansus

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:24

DPRD Bahas Empat Ranperda Usulan Pemda, Fraksi Soroti Perlindungan Tenaga Kerja hingga Iklim Investasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:32

Reses Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Muhamad Akhyar,Ponpes Darul Muttaqin Keluhkan Minim Fasilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:58

Reses Lalu Abdussahid,Warga Kalisade Keluhkan Minimnya Bak Sampah Permanen

Berita Terbaru