De Balen Soultan Lombok Raih Penghargaan Hotel Ramah Lingkungan dari EEN NTB

- Kontributor

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh De Balen Soultan Lombok. Hotel praktik yang berada di lingkungan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok ini berhasil meraih penghargaan dari Eco Enzyme Nusantara (EEN) Nusa Tenggara Barat (NTB) atas upayanya dalam menerapkan pengelolaan sampah berkelanjutan, khususnya pemanfaatan sampah organik melalui teknologi eco enzyme.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas langkah nyata De Balen Soultan Lombok dalam mengelola limbah organik menjadi produk yang bermanfaat sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Bahkan, De Balen Soultan Lombok tercatat sebagai hotel praktik pertama di lingkungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang mengelola sampah organik melalui sistem eco enzyme.

General Manager De Balen Soultan Lombok, Gugung Gumilar, mengatakan program pengelolaan sampah ini merupakan implementasi dari arahan Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali, yang menekankan bahwa keberadaan De Balen Soultan sebagai teaching industry tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran (learning process), tetapi juga pada praktik bisnis yang berkelanjutan (business process).

“Sebagai teaching industry, kami memiliki tanggung jawab bukan hanya mengajarkan operasional hotel kepada mahasiswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Gugung.

Menurutnya, program ini memberikan contoh nyata bagi mahasiswa bahwa pengelolaan hotel modern harus memperhatikan aspek keberlanjutan, termasuk dalam pengelolaan sampah. Hal tersebut penting agar generasi mendatang dapat mewarisi lingkungan yang lebih baik.

Program pengolahan sampah ini juga terlaksana berkat kolaborasi dengan Unit Pusaka Poltekpar Lombok yang diketuai Anas Pattaray, S.Sn., M.Par. Melalui kerja sama tersebut, pengolahan sampah dan limbah organik di lingkungan hotel dapat diolah menjadi eco enzyme yang memiliki berbagai manfaat.

“Kolaborasi ini sangat membantu dalam pengelolaan sampah di lingkungan hotel sehingga dapat menghasilkan eco enzyme yang bermanfaat. Dampak positifnya tidak hanya bagi operasional hotel, tetapi juga bagi pelestarian lingkungan di sekitar kawasan,” jelas Gugung.

Baca Juga :  KELAS BARU : TCR dan BMW Siap Adu Cepat di Mandalika Festival of Speed

Ia menambahkan, eco enzyme merupakan hasil fermentasi dari sampah organik yang mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Selain itu, metode ini juga dapat mencegah terbentuknya gas metana berbahaya yang berpotensi menimbulkan ledakan.

Menariknya, hasil dari pengolahan eco enzyme tersebut dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk ramah lingkungan, seperti sabun cair, cairan pencuci piring, hingga pembersih lantai.

Ke depan, De Balen Soultan Lombok berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi berbasis lingkungan sebagai bagian dari upaya memperkuat posisinya sebagai hotel bintang empat sekaligus pusat pembelajaran industri perhotelan.

“Selain pengelolaan sampah, kami akan terus mengembangkan inovasi-inovasi lainnya agar De Balen Soultan Lombok semakin berkembang sebagai hotel bintang empat yang juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan,” pungkas Gugung.

Berita Terkait

ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai
Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade
Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade
Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade
Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:07

DPRD Lombok Tengah Sepakati Arah Kebijakan APBD 2027 dan Perubahan APBD 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:28

Banggar Minta Tambahan Waktu Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Lombok Tengah Fokus Kawal Arah Anggaran Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:00

Jelang Paripurna, Banggar DPRD Lombok Tengah Tuntaskan Pembahasan APBD 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:12

Komisi IV DPRD Lombok Tengah Bedah KUA-PPAS 2027, Fokus Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50

Komisi I DPRD Bahas KUA-PPAS APBD 2027 Bersama OPD

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:00

DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025,Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terbaru